Breaking News

Kurang Persyaratan Salah Satu Bakal Calon Bupati Nganjuk Terancam Tak Lolos Verifikasi


Nganjuk, suarakita – Pasca pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk KPUD lakukan verifikasi kelengkapan berkas para balon. KPUD Nganjuk gandeng verifikator dari dinas pendidikan dan Kemenag. Hasilnya tim validasi manemukan salah satu ijazah bacalon tidak dilegalisir, padahal ijasah SMA diwajibkan dilegalisir. 


Pihak KPUD nganjuk tidak menyebutkan nama salah satu bacalon tersebut, KPUD Nganjuk bisa mencoret atau tidak meloloskan balon tersebut untuk maju di Pilkada Nganjuk  jika sampai tanggal 20 Januari 2018 belum dilegalisir.


Ketika dikonfirmasi Komisioner KPUD Nganjuk Pujiono mengatakan “untuk persyaratan sudah terpenuhi semua, tapi kesempurnaan syarat sesuai dengan PKPU masih dalam penelitian. Kita menemukan temuan Ijazah SMA yang belum dilegalisir dan akan menjadi perbakian bagi bacalon segera melakukan perbaikan sampai tanggal 20 Januari 2018, sampai saat ini dari Dinas Pendidikan, UPTD Dinas Pendidikan Provinsi dan Kementrian Agama masih mengecek berkas tersebut dan akan segera diumumkan, dan apabila sampai tanggal 20 Januari 2018 tidak dilakukan perbaikan maka akan dinyatakan TMS / tidak memenuhi syarat”, ucapnya.


Hingga hari terakhir ada tiga pasangan bacalon yang mendaftar Hanung – Bima yang diusung partai Gerindra, PPP, PAN dan Demokrat, pasangan kedua adalah Novi – Marhaen yang diusung Partai PDP Perjuangan, PKB dan Hanura, pasangan ketiga yaitu Desy – Yaqin yang diusung partai Golkar, Nasdem dan PKS. (kus)