Fix Lega! Jalan Glesungrejo–Gambiranom yang Dulu Mirip Arena Offroad Kini Kinclong Sebelum Deadline!

1 month ago 61
Jalan rusakKondisi jalan di jalur Glesungrejo-Gambiranom pasca diperbaiki. Foto :akun Facebook : Baturetno

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Proyek perbaikan Jalan Ruas Glesungrejo hingga Desa Gambiranom di Kecamatan Baturetno Wonogiri resmi kelar lebih cepat dari jadwal. Pembangunan yang ditunggu warga bertahun-tahun ini rampung pada Senin (8/12/2025), jauh sebelum batas kontrak 23 Desember 2025. Total panjang ruas yang diselesaikan mencapai sekitar 1,5 kilometer.

Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Baturetno, Andika Krisnayana, menegaskan bahwa seluruh pekerjaan dibiayai melalui APBD Wonogiri 2025 senilai Rp 2.128.548.000. Paket konstruksi tersebut dipercayakan kepada CV Karya Angkasa yang beralamat di Jaten, Selogiri.

Menurutnya, peningkatan kualitas jalan ini menjadi proyek strategis karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat—terutama mobilitas ekonomi dan akses utama antar desa.

“Ruas ini penting untuk mendorong aktivitas perdagangan dan memperlancar pergerakan warga. Dampaknya akan terasa langsung dalam waktu dekat,” jelas Andika Krisnayana dikutip dari laman resmi Pemkab Jateng Tenggara, Rabu (10/12/2025).

Jalur Rusak Bertahun-Tahun Akhirnya Mulus

Sebelum diperbaiki, kondisi jalan Gambiranom–Glesungrejo benar-benar memprihatinkan. Lubang-lubang besar, lapisan cor dan aspal yang banyak mengelupas, hingga permukaan yang bergelombang membuat kendaraan harus ekstra hati-hati. Situasi itu sudah berlangsung lama dan kerap memicu keluhan warga.

Ruas ini juga menjadi akses favorit bagi warga yang hendak menuju Kecamatan Eromoko. Uniknya, saat musim hujan, perjalanan biasanya dilanjutkan menggunakan perahu melewati genangan waduk. Sementara ketika kemarau panjang tiba, pengendara bisa melintas di area dasar waduk yang mengering.

Saking kesalnya, beberapa tahun lalu warga bahkan membuat gundukan tanah berbentuk makam di tengah jalan rusak sebagai bentuk protes keras atas kondisi yang tak kunjung diperbaiki.

Dampak Positif Mulai Dirasakan

Kini, setelah pengerjaan selesai, kendaraan sudah bisa melewati jalan mulus tanpa hambatan. Mobilitas antar desa menjadi jauh lebih cepat dan nyaman. Aktivitas sektor UMKM, pertanian, perdagangan, hingga transportasi hasil panen diprediksi meningkat signifikan.

Warga menyebut selesainya proyek ini memberikan “nafas baru” bagi kawasan selatan Wonogiri yang selama ini mengandalkan akses tersebut untuk menggerakkan roda ekonomi. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |