KY Loloskan 19 Calon Hakim Agung ke Tahap Wawancara

6 hours ago 22

KOMISI Yudisial (KY) menyatakan 19 calon hakim agung lolos seleksi kesehatan dan kepribadian. Mereka akan mengikuti tahapan wawancara sebagai bagian dari proses seleksi berikutnya. "Keputusan kelulusan seleksi kesehatan dan kepribadian bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat," kata juru bicara KY Anita Kadir dalam keterangan tertulis pada Selasa, 28 Juli 2026.

Anita menjelaskan, penilaian seleksi kesehatan dan kepribadian mencakup hasil pemeriksaan kesehatan, asesmen potensi dan kompetensi nonteknis, serta rekam jejak. Komisioner Komisi Yudisial menetapkan peserta yang lolos dalam rapat pleno pada Selasa, 28 Juli 2026, di Gedung KY, Jakarta Pusat.

Berdasarkan Surat Pengumuman Nomor 9/PENG/PIM/RH.04.03/07/2026 tentang Hasil Seleksi Kesehatan dan Kepribadian Calon Hakim Agung RI Tahun 2026, sebanyak 19 calon hakim agung dinyatakan lolos. Rinciannya, sembilan orang berasal dari kamar pidana, empat orang dari kamar perdata, tiga orang dari kamar agama, dan tiga orang dari kamar tata usaha negara khusus pajak.

Kamar Pidana

  1. Abdul Azis (Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Pekanbaru)
  2. Bambang Myanto (Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung)
  3. Dhifla Wiyani (Advokat pada Kantor DW & Partners)
  4. Nirwana (Ketua Pengadilan Tinggi Makassar)
  5. Setyanto Hermawan (Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Palangkaraya)
  6. Sudharmawatiningsih (Panitera Mahkamah Agung)
  7. Sugiyanto (Sekretaris Mahkamah Agung)
  8. Suprapti (Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Semarang)
  9. Syamsul Arief (Kepala Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung)

Kamar Perdata

  1. I.G. Eko Purwanto (Hakim Tinggi Badan Pengawasan Mahkamah Agung)
  2. Nurnaningsih (Notaris)
  3. Sobandi (Kepala Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung)
  4. Suwarno (Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Denpasar)

Kamar Agama

  1. Achmad Nurul Huda (Hakim Tinggi Badan Pengawasan Mahkamah Agung)
  2. Mamat Ruhimat (Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Bandung)
  3. Musthofa (Panitera Muda Perdata Agama Mahkamah Agung)

Kamar Tata Usaha Negara Khusus Pajak

  1. L.Y. Hari Sih Advianto (Hakim Pengadilan Pajak)
  2. Maftuh Effendi (Hakim Tinggi Pemilah Perkara pada Panitera Muda Perkara Tata Usaha Negara Mahkamah Agung)
  3. Yeheskiel Minggus (Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang)

Selanjutnya, ke-19 calon hakim agung tersebut akan mengikuti seleksi tahap keempat berupa wawancara pada 3–7 Agustus 2026 di Kantor Komisi Yudisial.

Calon Hakim Ad Hoc HAM

Komisi Yudisial juga mengumumkan dua calon hakim ad hoc hak asasi manusia di Mahkamah Agung yang lolos seleksi kesehatan dan kepribadian, yakni Edwin Partogi Pasaribu dan Roki Panjaitan. Keduanya akan mengikuti tahapan wawancara yang dijadwalkan pada 3–7 Agustus 2026.

Calon hakim agung maupun calon hakim ad hoc HAM akan menjalani wawancara di hadapan panelis yang terdiri atas tujuh anggota Komisi Yudisial, seorang negarawan, dan seorang pakar hukum. Panelis akan menggali visi, misi, komitmen, jiwa kenegarawanan, integritas, wawasan hukum dan peradilan, serta kompetensi teknis terkait penguasaan hukum formil dan materiil.

"Para peserta yang lolos diminta mengabaikan pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu keberhasilan atau kelulusan dalam proses seleksi," kata Anita Kadir.

Pilihan Editor: Kisruh Kelompok Wartawan Melaporkan Hotman Paris ke Polisi

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |