Tiga Tim ISI Surakarta Melaju ke Final LIDM 2025 di Surabaya

1 month ago 81
Tiga tim dari ISI Surakarta yang berhasil menembus babak final di ajang Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) 2025 di Surabaya, tengah berpose bersama | Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta kembali menjaga tradisi prestasinya di ajang Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) 2025. Tahun ini, tiga tim mahasiswa berhasil menembus babak final yang akan dipusatkan di Universitas PGRI Adi Buana (UAB) Surabaya pada 1–4 Desember 2025.

LIDM yang diselenggarakan Belmawa Kementerian Pendidikan Tinggi, Kemendiktisaintek RI ini mencatat partisipasi ribuan mahasiswa dari seluruh Indonesia. Dari proses seleksi berlapis, hanya 35 perguruan tinggi yang akhirnya dinyatakan lolos sebagai finalis.

Dr. Wahid Tuftazani Rizqi, S.Pd., M.Pd., Ketua Tim Pokja LIDM ISI Surakarta, menyampaikan bahwa dua tim finalis berasal dari Prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) untuk Divisi Poster Digital Pendidikan dengan pembimbing M. Harun Rosyid Ridlo, M.Sn. Sementara satu tim lainnya dari Prodi Film dan Televisi (FTV) lolos untuk Divisi Video Digital Pendidikan di bawah bimbingan Dr. NRA Candra Dwi Atmaja, S.Sn., M.Sn.

Ketiga tim tersebut, kata Wahid, kini memasuki tahap akhir persiapan sebelum tampil di babak final.

Mengangkat tema “Menuju Talenta Pendidik Indonesia Berinovasi dan Berliterasi Digital”, LIDM 2025 didesain untuk menguatkan kompetensi digital mahasiswa dalam menghadapi dinamika pendidikan di era Revolusi Industri 4.0.

Perwakilan Kemendiktisaintek, Charoline Dewi Virasari, menegaskan bahwa LIDM menjadi salah satu ajang talenta paling strategis bagi mahasiswa tahun ini.
“Seleksi LIDM dilakukan berlapis, mulai administratif, substansi, wawancara hingga penilaian video. Finalis yang hadir adalah yang terbaik dari seluruh Indonesia,” ujarnya, seperti dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews.

LIDM 2025 menghadirkan lima divisi kompetisi, yakni Inovasi Teknologi Digital Pendidikan, Inovasi Pembelajaran Digital Pendidikan, Video Digital Pendidikan, Poster Digital Pendidikan, dan Microteaching Digital Pendidikan. Kelima divisi tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menawarkan gagasan baru dalam dunia pembelajaran.

Keberagaman finalis yang berasal dari berbagai perguruan tinggi negeri, swasta, politeknik, hingga institut seni menunjukkan pemerataan talenta digital di Indonesia.

Harun Rosyid Ridlo menyampaikan bahwa pembinaan terhadap tim ISI Surakarta dilakukan sejak awal proses seleksi hingga tahap presentasi. Ia berharap capaian tahun ini dapat kembali menghasilkan prestasi membanggakan bagi kampus. [*]

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |