CANTIKA.COM, Jakarta - Pernah bercermin dan mulai menyadari munculnya garis-garis halus di area dahi atau sekitar mata? Menua itu pasti, tapi menjaga kulit tetap kencang dan segar adalah pilihan. Di dunia kecantikan, salah satu treatment kecantikan yang paling populer untuk mempertahankan keremajaan kulit adalah botox.
Bagi pemula yang mau mencoba botox, kamu harus tahu bahwa perawatan kulit ini bukan lagi rahasia para selebriti saja. Kini, siapa pun bisa mencobanya dengan mudah. Tapi, sebelum kamu menjadwalkan janji temu di klinik kecantikan, yuk simak panduan lengkap mengenai botox wajah, kisaran harga dan berapa hasilnya, manfaat, hingga efek sampingnya di bawah ini!
Apa Itu Botox Wajah?
Botox adalah singkatan dari Botulinum Toxin, sebuah protein murni yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium botulinum. Dalam dunia kecantikan, cairan ini disuntikkan dalam dosis yang sangat kecil dan aman untuk merelaksasi otot-otot wajah yang menjadi penyebab utama munculnya kerutan dinamis (kerutan yang muncul saat kita berekspresi). Jadi, apakah botox aman atau tidak? Jawabannya aman, asalkan dilakukan oleh dokter ahli yang tersertifikasi di klinik botox terpercaya Indonesia.
Manfaat Botox untuk Wajah
Manfaat utama dari suntik botox untuk menghilangkan kerutan di area dahi, antara alis (frown lines), dan sudut mata (crow’s feet). Selain memudarkan tanda penuaan, botox juga kerap digunakan untuk mengecilkan otot rahang (masseter hypertrophy) agar wajah terlihat lebih tirus dan simetris (v-shape). Bagi kamu yang punya masalah keringat berlebih (hiperhidrosis) di area ketiak atau telapak tangan, botox juga bisa menjadi solusi ampuh, lho.
Berapa Harga Botox Wajah di Indonesia?
Bicara soal budget, harga botox di wajah sebenarnya sangat bervariasi karena biasanya dihitung per unit atau per area tindakan.
Secara umum, harga botox per unit Indonesia berkisar antara Rp80.000 hingga Rp150.000. Untuk satu area wajah, biasanya membutuhkan jumlah unit yang berbeda-beda tergantung kekuatan otot kamu.
Untuk area dahi, biasanya membutuhkan sekitar 10–20 unit, sehingga biayanya berkisar antara Rp800.000 hingga Rp2.000.000. Karena otot rahang cukup besar, area ini membutuhkan unit botox yang lebih banyak. Biayanya rata-rata mulai dari Rp2.500.000 hingga Rp5.000.000 per tindakan.
Berapa Lama Hasil Botox Bertahan?
Banyak yang penasaran, suntik botox wajah berapa lama sih prosesnya dan kapan hasilnya kelihatan? Proses penyuntikannya sendiri terbilang sangat cepat, hanya memakan waktu sekitar 10–15 saja menit (lunchtime procedure).
Lalu, berapa lama hasil botox bertahan? Efek relaksasi ototnya akan mulai terlihat secara bertahap dalam 3–7 hari setelah penyuntikan, dan hasil maksimalnya tercapai di hari ke-14. Sayangnya, suntikan botox tidak bersifat permanen. Hasilnya akan bertahan sekitar 3 hingga 6 bulan. Setelah masa itu habis, otot wajah akan kembali bergerak normal, dan kamu disarankan melakukan touch-up jika ingin mempertahankan hasilnya.
Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Botox?
Sebelum kamu memutuskan datang ke klinik, ada beberapa persiapan penting yang wajib dilakukan:
- Konsultasi dengan Dokter: Pastikan dokter memahami goals yang kamu inginkan agar hasilnya natural dan tidak kaku.
- Hindari Obat Pengencer Darah: Hentikan konsumsi aspirin, ibuprofen, atau suplemen vitamin E minimal 3 hari sebelum tindakan untuk mengurangi risiko memar.
- Jangan Lewatkan Skincare Rutin: Sambil mempersiapkan budget untuk botox, kamu juga bisa mengombinasikannya dengan perawatan anti-aging topikal seperti retinol agar skin barrier tetap prima.
Efek Samping Botox yang Perlu Diketahui
Sama seperti prosedur medis lainnya, ada beberapa efek samping botox wajah yang bersifat sementara dan wajar terjadi. Di antaranya adalah kemerahan, bengkak kecil di area suntikan, atau sedikit memar (bruising).
Dalam kasus yang jarang terjadi, biasanya karena menyuntik di tempat yang tidak kompeten, bisa terjadi asimetri wajah atau kelopak mata terkulai (ptosis). Itulah mengapa penting untuk memilih klinik yang berizin resmi dan dokter yang berpengalaman.
Perbedaan Botox dan Filler
Meskipun sama-sama termasuk perawatan estetika injeksi, cara kerja keduanya sangat berbeda. Botox berfungsi untuk merelaksasi otot wajah yang aktif guna menyamarkan kerutan dinamis, seperti pada dahi dan sekitar mata. Biar hasilnya makin maksimal, kamu bisa mencari berbagai opsi perawatan kulit anti-aging lainnya agar wajah tetap kencang luar-dalam.
Sementara itu, filler bekerja dengan cara mengisi kekosongan volume pada jaringan kulit yang mulai mengendur. Perawatan ini biasanya menggunakan bahan asam hialuronat untuk memberikan efek bervolume, misalnya untuk mempertegas area rahang atau mencoba tren filler bibir agar tampak lebih penuh.
Jadi, ketahui perbedaan botox dan filler ini agar kamu bisa memilih jenis perawatan yang paling sesuai dengan kebutuhan kulitmu. Jika kamu punya keluhan ganda seperti kerutan sekaligus noda hitam akibat sinar matahari, memadukan botox dengan laser wajah untuk flek hitam bisa jadi kombinasi yang tepat.
Bagaimana, Sahabat Cantika? Sudah siap untuk tampil lebih percaya diri dan flawless dengan botox?
Pilihan Editor: 10 Skincare BPOM Retinol Aman untuk Pemula, Panduan dan Rekomendasinya
CLEVELAND CLINIC | HALODOC | C DERMA | ALODOKTER
Carolyn Nathasa Dharmadhi
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.
















































