Kemenekraf Pulihkan 80 Pelaku Ekonomi Kreatif Terdampak Banjir Bandang di Padang Pariaman

3 hours ago 26

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG PARIAMAN, – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menggelar pelatihan peningkatan kapasitas bagi 80 pelaku ekonomi kreatif Padang Pariaman yang terdampak banjir bandang tahun lalu. Inisiatif yang berlangsung pada Jumat hingga Sabtu (18-19 September) ini bertujuan memulihkan produktivitas sekaligus memperluas jangkauan pasar para pelaku usaha di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Bupati Padang Pariaman ini menyasar wirausahawan dari berbagai sektor, meliputi kuliner, fotografi, konten kreator, kriya, hingga seni pertunjukan. Kepala Biro Hukum Kemenekraf, Moch Nurul Huda, menegaskan bahwa dukungan terhadap pekerja kreatif harus melampaui pembangunan infrastruktur fisik.

"Fasilitas fisik saja tidak akan optimal tanpa program yang tepat untuk menghidupkannya. Program aktivasi bisnis ini krusial untuk memastikan ruang kreatif memberikan dampak nyata bagi kemajuan daerah," ujar Huda dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Ahad.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pemulihan Ekonomi

Untuk memastikan keterampilan yang diajarkan dapat langsung diterapkan dalam operasional bisnis, Kemenekraf menggandeng pemerintah daerah dan akademisi universitas dalam merancang kurikulum. Sesi pelatihan mencakup pengembangan kapasitas ekonomi kreatif yang dipandu oleh praktisi desain visual Laura Amelia Triani, manajemen bisnis oleh Wakil Rektor Universitas Andalas Prof. Henmaidi, serta strategi menggali potensi kreatif nagari oleh Prof. Ratni Prima Lita.

Para peserta juga mendapatkan pembekalan untuk merampingkan riset pasar dan memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) guna mendukung pengembangan produk. Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menyoroti bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi vital untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi daerah.

"Kita harus terus mengembangkan potensi yang ada agar tumbuh menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang memberikan nilai tambah nyata bagi masyarakat," kata Azis. Ia menambahkan, inisiatif ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan komunitas dalam upaya rekonstruksi lokal.

Pelatihan ini disambut antusias oleh para peserta yang merasa mendapatkan perangkat praktis untuk meningkatkan bisnis mereka. Evi, seorang wirausahawan lokal, menyoroti pelatihan AI sebagai komponen yang sangat bermanfaat. "Program ini sangat memotivasi saya untuk meningkatkan kualitas produksi dan menjangkau pasar yang lebih luas. Kami juga belajar menggunakan AI, yang membuat perancangan ide produk baru menjadi jauh lebih mudah," jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Padang Pariaman, Anton Wira Tanjung, berharap ruang kreatif ini dapat berfungsi sebagai platform berkelanjutan bagi masyarakat untuk terus menstimulasi perekonomian lokal, jauh setelah program peningkatan kapasitas ini berakhir.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |