Aktivitas siswa siswi SMPN 2 Girimarto Wonogiri dalam upaya mendongkrak kemampuan literasi. Dok. SMPN 2 Girimarto WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ada cara berbeda yang diterapkan SMP Negeri 2 Girimarto, Wonogiri, untuk membuat kegiatan literasi tidak berhenti pada rutinitas membaca di dalam kelas.
Sekolah tersebut mengembangkan JELITA atau Jendela Literasi Kita, sebuah program yang memadukan aktivitas membaca, eksplorasi potensi lokal dan proyek kreatif. Berdasarkan evaluasi internal sekolah, persentase murid dengan kemampuan literasi yang dinilai baik meningkat dari 48 persen menjadi 72 persen setelah program dijalankan.
Artinya, terdapat kenaikan 24 poin persentase dalam hasil evaluasi internal tersebut.
JELITA dirancang dengan tiga bagian utama, yakni JOARSA atau Pojok Baca Bersama, Outing Class Potensi Lokal dan Proyek Kreatif. Ketiganya diarahkan untuk membuat murid tidak hanya membaca informasi, tetapi juga mengolah, menganalisis dan menghasilkan karya.
Lewat JOARSA, sudut-sudut kelas dimanfaatkan sebagai ruang membaca bersama. Murid didorong untuk memahami bacaan secara lebih mendalam sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis.
Sementara kegiatan outing class membawa proses belajar keluar dari ruang kelas. Murid diajak mengenali langsung potensi lingkungan dan kearifan lokal yang ada di Kecamatan Girimarto.
Pendekatan tersebut membuat aktivitas literasi bertemu langsung dengan kehidupan sehari-hari. Lingkungan sekitar tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga diubah menjadi sumber bahan belajar.
Kepala SMPN 2 Girimarto, Rahayu Widayanti, mengatakan JELITA dibuat untuk mengubah cara pandang terhadap kegiatan literasi di sekolah.
“Kami ingin menggeser paradigma literasi agar tidak sekadar menjadi rutinitas administratif atau formalitas semata. Melalui JELITA, kami menghadirkan ekosistem belajar yang mindful, meaningful, dan joyful, sehingga murid tidak hanya membaca teks, tetapi juga mampu menganalisis realitas lingkungan sekitarnya dan menuangkannya ke dalam karya nyata berbasis pemecahan masalah,” ujarnya, Rabu (23/9/2026).
Menurut dia, sebelum inovasi tersebut dijalankan, hasil survei internal menunjukkan baru 48 persen murid yang memiliki kemampuan literasi dalam kategori baik. Murid dinilai masih menghadapi persoalan dalam memahami inti bacaan, bersikap pasif terhadap informasi serta kurang mengenali potensi lingkungan di sekitarnya.
JELITA kemudian menggabungkan pembelajaran berbasis pengalaman dengan kegiatan menghasilkan karya. Hasil eksplorasi murid dapat dituangkan melalui majalah dinding maupun laporan eksploratif.
Dari evaluasi akhir yang dilakukan sekolah, persentase murid dengan kemampuan literasi baik tercatat mencapai 72 persen.
Selain aspek literasi, program tersebut juga dirancang dengan memanfaatkan sumber daya yang sudah tersedia di lingkungan sekolah dan masyarakat. Sekolah menggunakan potensi alam, budaya dan komunitas lokal sebagai bagian dari proses belajar tanpa mengandalkan pembangunan infrastruktur teknologi dengan biaya besar.
Pendekatan itu sekaligus membuat murid lebih dekat dengan potensi agraris dan budaya di Girimarto. Mereka tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi diarahkan untuk mengamati lingkungan, menemukan persoalan dan menyusun karya berdasarkan hasil pengamatan.
Bagi guru, JELITA juga menjadi alternatif dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih kontekstual. Sementara bagi lingkungan sekitar, kegiatan eksplorasi murid ikut mengenalkan potensi lokal yang selama ini berada dekat dengan kehidupan mereka.
Program tersebut juga dikaitkan dengan upaya mendukung pembelajaran mendalam dan penguatan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal.
Dengan capaian evaluasi internal dari 48 persen menjadi 72 persen, SMPN 2 Girimarto kini memiliki pengalaman baru dalam mengembangkan gerakan literasi yang menghubungkan buku, lingkungan dan karya murid dalam satu rangkaian pembelajaran. Aris Arianto
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.


















































