Nilai Manfaat Topang 35 Persen Biaya Haji, Jamaah Rasakan Layanan Meningkat

12 hours ago 13

Jamaah haji Indonesia di depan Hotel Mina View di Makkah, Arab Saudi, Ahad (17/5/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Di balik layanan hotel, konsumsi, transportasi, dan berbagai fasilitas yang dinikmati jamaah haji Indonesia di Tanah Suci, terdapat pengelolaan dana haji yang dilakukan secara profesional oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Hasil pengelolaan dana tersebut tidak hanya menjaga keberlangsungan dana jamaah, tetapi juga berperan besar dalam membantu menekan biaya yang harus dibayar calon jamaah haji.

Salah seorang jamaah haji Indonesia asal Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Munarti (51 tahun), mengaku merasakan langsung manfaat dari pengelolaan dana haji yang dilakukan BPKH. Setelah menunggu selama 13 tahun untuk berangkat ke Tanah Suci, ia menilai layanan haji yang diterimanya tahun ini menunjukkan peningkatan yang signifikan.

"Saya tahu dana haji jamaah dikelola BPKH. Ini penting agar dana jutaan jamaah tidak stagnan begitu saja sehingga biaya haji nantinya tetap dapat terjangkau bagi jamaah haji Indonesia," ujar Munarti kepada Republika.co.id, Ahad (31/5/2026).

Munarti menuturkan, selama berada di Makkah ia menempati hotel di kawasan Misfalah yang berjarak sekitar dua kilometer dari Masjidil Haram. Meski hotel yang ditempatinya berkategori bintang satu, ia menilai pelayanan yang diberikan cukup memuaskan.

"Air sejauh ini lancar, AC di kamar juga dingin. Walau memang kadang lift suka eror, staf hotel cepat merespons jika ada keluhan dari jamaah," ucapnya.

Ia juga mengapresiasi layanan konsumsi yang diterima jamaah selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, makanan disajikan secara tepat waktu dengan menu yang sesuai dengan selera masyarakat Indonesia.

"Untuk layanan makanan juga luar biasa, sehari tiga kali, lengkap dengan buah dan kadang diselingi jus, susu, serta kurma. Penyiapannya juga tepat waktu, air minum berlimpah. Rasa makanannya juga sudah bisa diterima di lidah orang Indonesia pada umumnya," katanya.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |