Pelatih Timnas Vietnam: Kami tak Punya Pilihan Selain Menang Lawan Indonesia

11 hours ago 13

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Pelatih timnas Vietnam Kim Sang-sik menegaskan laga melawan Indonesia pada lanjutan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (3/8/2026) pukul 20.30 WIB, menjadi pertandingan penentu bagi timnya untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya. Kim menyebut Vietnam tidak memiliki pilihan selain meraih kemenangan meski harus bermain di kandang Indonesia.

"Pertandingan besok adalah laga yang sangat penting bagi kami. Jika ingin lolos ke babak berikutnya, kami harus menang," kata Kim Sang-sik dalam konferensi pers pralaga, Ahad (2/8/2026).

Pelatih asal Korea Selatan itu mengakui laga tandang menghadirkan tantangan tersendiri, baik dari sisi fisik maupun mental. Namun, ia memastikan para pemain datang dengan motivasi tinggi untuk membawa pulang tiga poin.

Kim juga mengakui hasil imbang tanpa gol melawan Singapura pada pertandingan sebelumnya masih menyisakan penyesalan. Menurut dia, Vietnam sebenarnya menciptakan banyak peluang, tetapi gagal mengubahnya menjadi gol sehingga kini menghadapi tekanan lebih besar saat bertandang ke Indonesia.

Meski demikian, ia memastikan kondisi tim tetap terjaga. Para pemain disebut telah mempersiapkan diri dengan baik dan bertekad menebus hasil kurang memuaskan pada laga sebelumnya melalui penampilan terbaik saat menghadapi Indonesia.

Mengenai Stadion Pakansari yang menjadi venue pertandingan, Kim mengaku belum melihat langsung kondisi lapangan. Namun ia menilai cuaca di Bogor tidak jauh berbeda dengan Vietnam sehingga timnya tidak mengalami kesulitan beradaptasi. Fasilitas hotel yang ditempati skuad Vietnam juga dinilainya sangat baik.

Kim mengungkapkan tim pelatih telah menganalisis dua pertandingan Indonesia di turnamen ini. Dari hasil pengamatan tersebut, ia menilai skuad Garuda memiliki sejumlah pemain yang patut diwaspadai.

Menurut Kim, pemain bernomor punggung 9 (Mitchell Baker) memiliki keunggulan dalam duel udara, sedangkan pemain bernomor 19 (Thom Haye) mempunyai kemampuan mengirim umpan-umpan berbahaya. Selain itu, organisasi pertahanan Indonesia dinilainya cukup solid sehingga menyulitkan lawan menciptakan peluang.

"Kami sudah menganalisis dua pertandingan Indonesia. Mereka memiliki banyak pemain berkualitas. Namun kami juga percaya diri karena dalam dua pertandingan kami belum kebobolan. Bertahan adalah tugas seluruh tim, bukan hanya satu pemain," ujarnya.

Kim juga menilai pertandingan Indonesia melawan Mozambik yang sempat ia saksikan secara langsung tidak terlalu banyak membantu proses analisis karena komposisi pemain Indonesia saat itu berbeda dengan skuad saat ini. Meski demikian, ia tetap memperoleh gambaran mengenai gaya bermain tim asuhan John Herdman.

Pelatih berusia 49 tahun itu menambahkan lokasi latihan Indonesia tidak menjadi perhatian utama baginya. Menurut dia, keuntungan sebagai tuan rumah tetap dimiliki Indonesia, terlepas dari tempat mereka menjalani persiapan.

Menjelang pertandingan, Kim menegaskan fokus Vietnam hanya tertuju pada duel melawan Indonesia meski masih memiliki satu pertandingan lagi melawan Kamboja.

"Fokus kami sepenuhnya adalah pertandingan melawan Indonesia dan target kami adalah meraih tiga poin," kata Kim.

Kim juga sempat melontarkan candaan ketika ditanya mengenai absennya gelandang bertahan murni di skuad Vietnam. Ia mengatakan pertanyaan tersebut seharusnya tidak diajukan di hadapan media Indonesia karena dapat membocorkan kelemahan timnya. Namun ia memastikan Vietnam telah melakukan evaluasi dan menyiapkan pendekatan taktik berbeda untuk menghadapi Indonesia. 

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |