Pimpinan Kota Makassar Kompak Salat Iduladha Bersama Warga di Karebosi

11 hours ago 18

Jakarta, CNN Indonesia --

Ribuan warga memadati Lapangan Karebosi untuk melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah tingkat Kota Makassar pada Rabu (27/5) pagi. Suasana ibadah berlangsung tertib, khidmat, dan penuh kekeluargaan di pusat kota tersebut.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir bersama Ketua TP PKK, Melinda Aksa, dan Wakil Wali Kota, Aliyah Mustika Ilham. Mereka membaur bersama jemaah dari berbagai penjuru kota untuk mengikuti rangkaian salat yang dimulai pukul 06.40 WITA.

Sejumlah unsur Forkopimda, Kapolrestabes Makassar, Dandim 1408/Makassar, serta jajaran SKPD Pemerintah Kota Makassar turut menghadiri kegiatan ini. Tokoh agama dan mantan wali kota Makassar juga tampak berada di antara barisan jemaah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Panitia memercayakan posisi khatib kepada Ketua Umum DPP IMMIM, Muhammad Ishaq Samad. Sementara itu, Ustaz Dwi Cahya Oktianto, bertindak sebagai imam salat.

Pada kesempatan tersebut, Munafri memaknai Idul Adha 1447 H sebagai momentum memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial. Menurutnya, hari raya kurban bukan sekadar ibadah ritual, tetapi juga pengingat pentingnya membangun kebersamaan dan semangat berbagi.

"Harapan kita pada Hari Raya Idul Adha ini adalah setiap pengorbanan dan ibadah kurban membawa keberkahan, meningkatkan ketakwaan, serta mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat," ujar dia dalam keterangan tertulis, Kamis (28/5).

Wali kota yang akrab disapa Appi itu menyebut keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sebagai cerminan keikhlasan dan ketaatan dalam menjalankan perintah Allah SWT. Nilai itulah yang ia ingin terus diterapkan warga Makassar dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, ia pun mendorong seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan kota.

"Saya selalu mengajak seluruh masyarakat Kota Makassar untuk terus membangun kebersamaan, membangun kolaborasi bersama-sama, dan mendukung proses pembangunan yang ada di Kota Makassar," katanya.

Senada dengan Appi, Aliyah mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai sarana memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan persatuan antarsesama. Ia menegaskan bahwa semangat berbagi harus menjadi bagian nyata dari kehidupan bermasyarakat.

"Idul Adha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga tentang bagaimana kita menumbuhkan rasa empati, memperkuat solidaritas, dan saling berbagi kepada sesama," sebutnya.

Aliyah berharap momentum ini semakin mempererat persaudaraan serta menghadirkan keberkahan bagi seluruh warga Kota Makassar. Semangat kebersamaan yang tercermin dalam Idul Adha, menurutnya, harus terus dijaga sebagai kekuatan membangun kehidupan sosial yang harmonis.

"Melalui Idul Adha, kita belajar tentang arti keikhlasan dan pengorbanan. Nilai-nilai ini penting untuk terus kita hadirkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga maupun di tengah masyarakat," pungkas dia.

(rir)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |