Presiden AS Donald John Trump di Ruang Kabinet Gedung Putih di Washington, DC, 26 Maret 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Hasil survei terbaru yang dirilis Selasa (23/6/2026), oleh Pew Research Center menemukan bahwa tingkat kepercayaan global terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump tetap rendah. Sementara persepsi terhadap AS sebagai mitra yang dapat diandalkan juga terus melemah.
Dikutip dari USA Today, citra AS di mata dunia juga cenderung negatif. Saat ini, hanya 37 persen masyarakat dunia yang menilai positif, dan 57 persen lainnya memberikan penilaian negatif negeri Paman Sam.
Indonesia menjadi salah satu dari 15 negara dengan tingkat penilaian yang menurun tajam terhadap AS. Hal itu terjadi bersama dengan Italia, Nigeria, Afrika Selatan, dan Korea Selatan.
Survei yang dilakukan antara Februari dan Mei 2026 terhadap 42.151 responden dewasa di 36 negara itu menunjukkan hanya 23 persen di antaranya yang mempercayai kepemimpinan Trump dalam menangani urusan dunia. Sementara sekitar dua pertiga menyatakan sedikit atau tidak percaya sama sekali terhadap kemampuan Trump di panggung internasional.
Hasil survei tersebut juga menunjukkan tingkat kepercayaan terhadap Trump menurun di 16 dari 24 negara dan tidak mengalami peningkatan di satu pun negara. Kondisi itu juga diikuti persepsi terhadap peran global AS juga melemah.
Hanya 35 persen yang menyatakan AS berkontribusi terhadap perdamaian dan stabilitas dunia dan 32 persen lain percaya AS mempertimbangkan kepentingan negara lain dalam kebijakan luar negerinya. Penurunan itu paling terlihat di kalangan sekutu lama AS.
Di Kanada, persentase responden yang menilai AS sebagai mitra yang dapat diandalkan turun dari 83 persen pada 2022 menjadi 35 persen saat ini. Sementara di Jerman, responden yang menilai AS mempertimbangkan kepentingan negara lain dalam kebijakan luar negerinya turun dari 60 persen pada 2023 menjadi 23 persen saat ini.

3 hours ago
17

















































