Feri Triawan
Info Terkini | 2026-08-05 21:10:07
(Sinergi TNI-Polri-BPBD padamkan kebakaran hutan demi lindungi lingkungan, Sumber Foto : Dokpri)
Trenggalek – Tim gabungan TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek berhasil memadamkan kebakaran hutan milik Perum Perhutani petak 74 C yang berada di wilayah Desa Sumberingin dan Desa Jatiprahu, Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Rabu (5/8/2026). Kebakaran melanda kawasan hutan jati dengan luas terdampak sekitar 1,5 hektare.
Danramil 0806-08/Karangan Lettu Cpl Edi Vinolia Tasiabe mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 15.30 WIB oleh Mandor RPH Karangan, Joko, yang melihat kepulan asap dan titik api dari wilayah Desa Gamping, Kecamatan Suruh, tepatnya di kawasan Gunung Sawe, RT 15 RW 03, Desa Sumberingin. Temuan tersebut segera dilaporkan kepada Perhutani, Koramil, dan Polsek Karangan.
Menindaklanjuti laporan itu, personel Koramil 0806-08/Karangan, Polsek Karangan, dan BPBD langsung bergerak menuju lokasi. Medan yang berada di kawasan perbukitan membuat kendaraan tidak dapat menjangkau titik api sehingga proses pemadaman dilakukan secara manual menggunakan metode gepyok dengan memanfaatkan ranting dan daun.
"Begitu menerima laporan, tim gabungan langsung bergerak ke lokasi untuk mencegah api meluas. Meskipun medan cukup sulit, seluruh personel bekerja sama melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. Sinergi lintas instansi menjadi kunci dalam penanganan kebakaran ini," kata Lettu Cpl Edi Vinolia Tasiabe.
Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam tiga puluh menit. Berkat kerja sama tim gabungan, kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 18.00 WIB sehingga tidak merembet ke kawasan hutan yang lebih luas.
Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, kebakaran menghanguskan tegakan pohon jati di areal Perhutani seluas kurang lebih 1,5 hektare. Untuk mengantisipasi munculnya titik api baru, Koramil bersama tim gabungan tetap menempatkan personel di lokasi guna melakukan pemantauan dan memastikan kondisi benar-benar aman.
Danramil berharap masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan, terutama saat musim kemarau. Ia juga mengimbau warga segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga dampak kebakaran terhadap kawasan hutan dan lingkungan dapat diminimalkan.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

6 hours ago
16












































