PAMERAN internasional Amazing Toy Show (ATS) untuk pertama kalinya hadir di Jakarta. Melibatkan 100 peserta pameran dari dalam dan luar negeri, acara ini akan digelar di Gandaria City Mall pada 18–21 Juni 2026, menandai Jakarta sebagai pasar baru perkembangan art toys di Asia Tenggara.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Acara ini akan menghadirkan seniman dan kreator dari berbagai negara, di antaranya Hong Kong, Jepang, Thailand, Taiwan, Cina, serta Indonesia. Acara ini juga dibuka untuk umum tanpa dipungut biaya.
Kenapa Jakarta Dipilih?
Pendiri Amazing Toy Show, Jackie Lok, menyebut Jakarta dipilih karena melihat Indonesia sebagai pasar potensial bagi perkembangan art toys di Asia Tenggara. Ia mengatakan masih banyak seniman dan kreator internasional yang belum melirik ke Jakarta. Gelaran ini diarahkan sebagai jembatan koneksi antara kreator, penggemar, kolektor, dan pelaku industri.
“Indonesia adalah salah satu negara terbesar di Asia Tenggara, tetapi belum banyak artis yang pernah datang ke Jakarta. Saya percaya Jakarta adalah pasar baru yang potensial. Karena itu, saya ingin membawa teman-teman saya ke Jakarta,” ujar Jackie dalam konferensi pers Amazing Toy Show Jakarta 2026 di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, pada Senin, 8 Juni 2026.
Tak seperti edisi Hong Kong dan Beijing yang digelar berbayar, ATS Jakarta dibuka tanpa tiket masuk. Jacky mengatakan konsep ini dibuat agar publik lebih luas dapat mengenal designer toys, meski hanya datang untuk melihat karya, berfoto, atau menikmati suasana pameran.
“Perbedaan terbesarnya adalah acara ini terbuka. Kalian bisa datang secara gratis. Mungkin tidak membeli apa-apa, tapi menikmati acara,” kata Jackie.
Jackie Lok lalu menjelaskan Amazing Toy Show berakar dari dunia art toy yang ia geluti sejak 2014. Gagasan designer toys sebagai karya yang memuat “soul” atau jiwa desainer ke dalam mainan. Berbeda dari mainan berbasis karakter populer, Jacky melihat pergeseran dalam dunia koleksi mainan. Jika dulu nilai mainan banyak ditentukan oleh nama besar karakter atau brand, kini designer toys membuka ruang bagi karya yang lebih personal dan eksperimental.
“Dulu namanya Toy Show. Dieja T-O-Y-M-A-N-S-O-U-L, seperti jiwa di dalamnya. Kami selalu bilang para desainer mencurahkan jiwa mereka ke dalam mainan-mainan itu. Itulah mengapa kami menyebutnya ‘designer toys’,” kata Jackie.
Di mata Jackie, mainan memiliki hubungan emosional yang lebih personal dengan pemiliknya. Kata dia, seseorang bisa menyukai sebuah figur karena mengingatkannya pada anak, teman, atau bahkan dirinya sendiri. “Semakin saya masuk ke dunia art toy, semakin saya merasa karya-karya ini memberi akses emosional,” kata Jackie kepada Tempo.
Dorong Kreator Lokal Mendunia
PT Click Prime International, perusahaan yang bergerak di bidang lisensi kekayaan intelektual skealigus penginisisasi penyelenggaraan acara tersebut melihat ATS sebagai pintu masuk bagi kreator lokal ke jejaring lebih luas. Komisaris PT Click Prime International, Gwendolyn Tjandra, mengatakan Indonesia memiliki pasar besar sekaligus talenta kreatif yang berpeluang bersaing di taraf internasional.
"Kami berharap semakin banyak seniman Indonesia yang menghasilkan karya berkualitas dan mampu bersaing di tingkat internasional,” ujar Gwen dalam sambutannya.
Kehadiran kreator lokal seperti kreator Si Juki, Faza Meonk dan Palik, kreator Tahilalats juga menjadi sorotan. Melalui pameran ini, karya dan karakter buatan seniman Indonesia dapat tampil berdampingan dengan kreator serta brand internasional. Faza percaya gelaran ini membuka peluang bagi IP lokal untuk menjangkau penonton yang lebih luas karena karya visual dapat melampaui batas bahasa.
“Dengan mainan, saya punya kesempatan untuk membuat penonton lebih luas. Tidak ada bahasa, hanya desain,” ujar Faza.
Selain pameran karya, Amazing Toy Show Jakarta 2026 juga menyiapkan ruang bagi kolektor untuk berburu koleksi eksklusif, mulai dari seri Labubu terbatas, merchandise khusus, hingga hadiah bagi top spender dan 100 pembeli pertama setiap hari. Pengunjung juga dapat mengikuti meet and greet dengan seniman internasional, product signing, talk show, live drawing, live painting, serta sesi interaksi antara kreator dan kolektor.
Tak hanya diarahkan sebagai ruang transaksi, tapi juga sebagai ruang temu bagi kreator, kolektor, dan pelaku industri art toys. Gelaran ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang membuka jalan bagi talenta Indonesia untuk masuk ke jejaring kreatif global.















































