Sesi diskusi setelah penayangan film The Years of Blur dalam rangkaian Festival Udin 2026 di ISI Yogyakarta, Kamis (13/8/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Film 'The Years of Blur' diputar pada Festival Udin 2026 yang digelar di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Kamis (13/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk kembali mengingat perjuangan wartawan Udin sekaligus membahas perjalanan kasus pembunuhan Udin yang hingga kini menjadi salah satu kasus ikonik dalam sejarah jurnalistik Indonesia.
Ketua Panitia Festival Udin 2026, Vivi Maulida, mengatakan Festival Udin merupakan wadah bagi seluruh elemen masyarakat sipil di Indonesia, khususnya di Yogyakarta, untuk kembali terhubung satu sama lain. Menurutnya, festival tersebut juga menjadi ruang untuk lebih terkoneksi dengan kisah dan perjuangan keadilan bagi Udin.
Udin merupakan wartawan Bernas yang dibunuh pada tahun 1996 silam karena berita dan kerja-kerja jurnalistiknya yang kritis serta dinilai mengganggu kenyamanan penguasa. Kasus tersebut kemudian menjadi salah satu kasus pembunuhan wartawan yang ikonik di Indonesia.
Ketua Tim Kijang Putih yang melakukan investigasi kasus penganiayaan Udin, Heru Prasetya, mengatakan Udin merupakan sosok yang secara fisik terlihat tinggi dan kekar. Namun, menurut Heru, Udin memiliki sisi yang lembut.
“Udin itu orangnya tinggi, kekar, dan tidak memiliki wajah teduh. Tetapi Udin itu lembut karena saya setiap hari ketemu dia," kata Heru.
Heru juga menceritakan tantangan yang dihadapi jurnalis pada masa Orde Baru. Saat itu, wartawan dinilai belum dapat menjalankan kerja jurnalistik secara bebas karena adanya tekanan dan penyensoran yang ketat terhadap pemberitaan.
Menurut Heru, pada masa tersebut praktik investigasi jurnalistik juga belum berkembang secara bebas. Wartawan lebih banyak mengolah berita dengan pendekatan indepth reporting atau pelaporan mendalam dibandingkan melakukan investigasi secara langsung.
Ia mengatakan rezim Orde Baru menerapkan penyensoran berita secara ketat sehingga ruang gerak wartawan dalam mengungkap berbagai persoalan menjadi terbatas. Kondisi tersebut menjadi bagian penting dalam melihat kembali perjalanan jurnalistik dan kasus Udin melalui Festival Udin 2026.
"Pemutaran film 'The Years of Blur' dan diskusi menjadi bagian dari upaya untuk menjaga ingatan publik terhadap kasus Udin serta perjuangan kebebasan pers dan keadilan bagi wartawan," kata Heru.

3 hours ago
12

















































