Kulit Wajah Makin Berminyak saat Musim Hujan? Bisa Jadi Skin Barrier Kamu Bermasalah

20 hours ago 17

CANTIKA.COMJakarta - Tinggal di negara tropis seperti Indonesia membuat banyak orang akrab dengan satu masalah klasik: kulit wajah berminyak. Apalagi saat musim hujan datang, udara terasa semakin lembap. Ironisnya, aktivitas sehari-hari justru lebih sering dilakukan di ruangan ber-AC yang kering.

Menurut Brand Representative I’m From Indonesia, Audesya Rossyora perpaduan inilah yang tanpa sadar bikin kondisi kulit jadi membingungkan. Wajah terlihat mengilap, tetapi terasa tidak nyaman. Berminyak, namun kusam. Bahkan lebih mudah muncul masalah seperti jerawat atau makeup yang terasa tidak menempel sempurna.

"Yang sering disalahpahami, minyak berlebih bukan berarti kulit sudah cukup air.

Banyak orang Indonesia memiliki tipe kulit oily but dehydrated atau permukaan berminyak, tetapi lapisan dalamnya kekurangan hidrasi," ucapnya dalam peluncuran Black Rice Toner dari I'm From di Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026. 

Menurut Audesya, ketika kulit kehilangan kelembapan, skin barrier bisa ikut terganggu. Dampaknya? Kulit tampak lebih kusam, terasa kasar, mudah rewel, bahkan terlihat lebih “tua” karena tidak memantulkan cahaya dengan baik.

Produksi minyak pun bisa makin menjadi. Ini sebenarnya mekanisme pertahanan kulit yang mencoba menggantikan air yang hilang. Sayangnya, hasil akhirnya justru membuat wajah semakin tidak nyaman.

Skin Barrier: Fondasi yang Sering Terlupakan

Brand skincare asal Korea Selatan, I’m From, kembali menghadirkan inovasi melalui peluncuran Black Rice Toner, produk terbaru yang memperluas lini Rice Toner terlarisnya di Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026/Foto: Doc. Sociola

Banyak orang fokus membeli serum mahal atau mencoba tren skincare viral, tetapi lupa bahwa semuanya tidak akan bekerja optimal kalau skin barrier sedang bermasalah. Saat barrier rusak, penyerapan produk jadi tidak maksimal. Ibarat tembok yang retak, apa pun yang dituangkan tidak akan tersimpan dengan baik. Karena itu, menjaga keseimbangan dan kesehatan barrier adalah kunci utama sebelum berbicara tentang hasil glowing.

Selain itu, masih ada mitos yang masih sering dipercaya yakni memili kulit berminyak semakin sering harus mencuci wajah. Padahal kebiasaan ini bisa memperparah keadaan. Face wash yang terlalu keras atau frekuensi mencuci muka berlebihan justru membuat kulit makin kering, lalu tubuh merespons dengan memproduksi minyak lebih banyak..

Kenapa Toner Itu Penting Banget?

Di sinilah peran toner jadi krusial. Setelah mencuci muka, kulit perlu dikembalikan pH-nya sekaligus dipersiapkan untuk menerima langkah skincare berikutnya. Toner membantu menghadirkan kembali hidrasi awal dan membuat produk setelahnya bekerja lebih efektif. Namun tentu saja, hasil maksimal hanya bisa didapat kalau formulanya sesuai dengan kebutuhan kulit.

Untuk kondisi kulit masyarakat Indonesia yang cenderung berminyak tetapi dehidrasi, toner dengan fokus hydration sekaligus sebum control menjadi solusi yang banyak dicari. Varian black rice hadir bukan hanya memberikan kelembapan, tetapi juga efek menenangkan untuk kulit sensitif. Kandungan antioksidannya, termasuk anthocyanin, membantu kulit tetap terlindungi sekaligus memperkuat barrier.

"Menariknya lagi, kombinasi formulasi ini diklaim mampu meningkatkan hidrasi secara signifikan sekaligus membantu mengurangi produksi minyak berlebih. Hasil akhir yang ingin dicapai bukan kilap berminyak, melainkan tampilan kulit sehat yang bercahaya," ucap dia. 

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |