Rekap Java Jazz Festival 2026: Momen Comeback Slank hingga Ruang Aman untuk Menggalau

16 hours ago 23

CANTIKA.COM, Jakarta - Gelaran Java Jazz Festival 2026 sukses menambah memori indah para penikmat musik lintas generasi. Berlangsung selama 28-31 Mei 2026 di NICE PIK 2, Tangerang, festival jazz terbesar ini enggak cuma jadi tempat menikmati alunan musik, tapi juga saksi dari deretan aksi panggung emosional, momen comeback yang dinanti, hingga kolaborasi langka.

Dari musikus legendaris sampai solois masa kini, semuanya bikin penonton larut dalam ruang nostalgia sekaligus pesta musik yang intim. Berikut higlight dari beberapa penampil di Java Jazz tahun ini.

1. Potret

Grup band legendaris era 90-an Potret menghadirkan atmosfer nostalgia yang menghipnotis ribuan pasang mata lintas generasi di panggung Java Jazz Festival 2026 hari kedua, Sabtu, 30 Mei 2026. Tampil eksentrik dan penuh energi, vokalis Melly Goeslaw langsung membius penonton sejak awal lewat karisma vokalnya yang khas. Melly pun tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya bisa kembali beraksi di salah satu festival musik terbesar di Asia Tenggara ini.

Grup band Potret yang digawangi Melly Goeslaw tampil dalam gelaran Java Jazz Festival 2026 di NICE PIK 2, Tangerang, Sabtu, 30 Mei 2026. Tempo/Andara Angesti

Keseruan memuncak saat melodi hits seperti "Ku Bahagia", "Mak Comblang", "Salah", hingga "Bunda" mulai mengalun dan memicu sing-along massal yang hangat. Tak cuma bernostalgia, Potret juga membawa misi penting malam itu. Di tengah gempuran tren modern, Melly Goeslaw dan kawan-kawan memanfaatkan momentum ini untuk mengajak generasi muda tetap memberikan apresiasi tinggi dan dukungan penuh terhadap keberlangsungan ekosistem musisi lokal sebagai aset bangsa.

2. Slank

Setelah absen selama 17 tahun, Slank akhirnya kembali mengguncang panggung Java Jazz Festival 2026 pada Ahad, 31 Mei 2026. Kehadiran Kaka, Bimbim, Ridho, Ivanka, dan Abdee menjadi salah satu momen paling emosional dan dinantikan.

Kerinduan belasan tahun itu langsung menguap begitu Slank menghentak lewat lagu ikonik "Bang Bang Tut", membuktikan bahwa energi rock n' roll mereka tetap membara dan selaras dengan atmosfer festival.

Penampilan grup musik Slank dalam "Java Jazz Festival 2026" di Nusantara International Convention Exibition Pantai Indah Kapuk, Kabupaten Tangerang, Banten, 31 Mei 2026. Slank membawakan sejumlah lagu dengan balutan jazz diantaranya "Terlalu Manis", "Ku Tak Bisa", dan "I Miss You But I Hate You". Tempo/Ilham Balindra

Tensi konser terus terjaga lewat deretan lagu hits seperti "Tong Kosong", "Mawar Merah", hingga nomor sendu "Poppies Lane Memory". Suasana makin intim saat Bimbim mengambil alih mikrofon untuk membawakan "Esok Kan Masih Ada", sebelum akhirnya membakar panggung lagi lewat lagu kritik sosial yang lugas, "REPUBLIK FUFUFAFA". Penampilan bersejarah ini ditutup klimaks lewat lagu "I Miss You But I Hate You", menegaskan posisi Slank yang selalu punya tempat istimewa di hati pencinta musik lintas generasi.

Enggak cuma itu, Slank juga menyuguhkan kolaborasi langka dan bersejarah dengan diva jazz legendaris Indonesia, Margie Segers. Bagi Kaka, duet ini merupakan perwujudan dari impian lama Slank yang akhirnya menjadi kenyataan. Gayung bersambut, Margie Segers pun mengakui dirinya sudah bertahun-tahun menantikan momen emas untuk bisa berbagi panggung dengan band yang bermarkas di Gang Potlot tersebut.

Momen puncak terasa begitu emosional saat mereka membawakan lagu legendaris "Semua Bisa Bilang" karya Charles Hutagalung. Aransemen apik yang memadukan sentuhan blues-rock ala Slank dan improvisasi jazz berkelas dari Margie Segers sukses membuat penonton larut.

3. Yura Yunita

Solois asal Bandung, Yura Yunita, memberikan kejutan spesial bagi para penggemarnya saat tampil di panggung utama Java Jazz Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026. Membuka pertunjukan dengan lagu "Harus Bahagia" sambil atraktif bermain drum, Yura sukses memompa semangat penonton. Menariknya, Yura mengaku excited karena Java Jazz menjadi satu-satunya panggung festival yang memberi kebebasan baginya untuk membawakan setlist langka dari album pertama hingga ketiganya.

Penampilan penyanyi Yura Yunita dalam "Java Jazz Festival 2026" di Nusantara International Convention Exibition Pantai Indah Kapuk, Kabupaten Tangerang, Banten, 31 Mei 2026. Tempo/Ilham Balindra

Lagu-lagu yang jarang dibawakan di festival biasa seperti "Takkan Apa", "Hobi Ghosting", hingga "Kataji" pun sukses memanjakan telinga Yura United, sebutan penggemarnya. Suasana malam itu kian meriah saat Yura berkolaborasi dengan Sivia Azizah, Ify Alyssa, dan Priscilla Jamail (Catch Up Club) dalam lagu "Dekap". Aksi panggung penuh energi pemberdayaan perempuan ini akhirnya ditutup manis lewat dua lagu andalannya, "Tutur Batin" dan "Dunia Tipu-Tipu".

4. Nadhif Basalamah x Barsena Bestandhi

Dua solois pria, Nadhif Basalamah dan Barsena Bestandhi, sukses membius ribuan penonton untuk "menggalau bersama" di panggung Java Jazz Festival 2026, Minggu, 31 Mei 2026. Sejak awal naik panggung, keduanya sengaja mengemas kolaborasi ini dengan konsep yang dekat, hangat, dan personal. Barsena bahkan mengungkapkan bahwa penampilan mereka malam itu dirancang khusus agar menjadi safe space bagi penonton untuk saling berbagi keluh kesah lewat lagu.

Barsena Bestandhi dan Nadhif Basalamah berkolaborasi dalam Java Jazz Festival 2026, di NICE PIK 2, Tangerang, Ahad, 31 Mei 2026. TEMPO/Andara Angesti

Tanpa sekat, untaian lirik galau dari lagu "Awal Kisah Selamanya", "Jalan Tengah", hingga hits populer "Penjaga Hati" dilantunkan dalam aransemen jazz yang syahdu. Sebagai menu penutup, duet ini membawakan lagu "Ruang Baru" dengan tempo sendu yang mendalam. Lagu ini sengaja diletakkan di akhir sebagai simbol babak baru yang penuh harapan setelah semua rasa kehilangan ditumpahkan bersama sepanjang konser.

5. Monita Tahalea

Monita Tahalea menghadirkan atmosfer pertunjukan yang super intim di panggung outdoor Java Jazz Festival 2026 hari terakhir. Di area kasual ini, penonton bisa menikmati musik dari dekat sambil bersantap santai ditemani embusan angin malam PIK 2. Membuka penampilan dengan karakter vokal lembutnya yang khas, Monita langsung "menyihir" suasana dan memberikan kejutan berupa materi dari proyek musik teranyarnya.

Monita Tahalea mengajak penggemar menyanyi bersamanya saat tampil dalam perhelatan Java Jazz Festival 2026 di Nusantara International Convention Exhibition PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten, 31 Mei 2026. Tempo/Imanda Zahwa

Monita memperkenalkan lagu "Merona", yang merupakan lagu utama dari album penuh keempatnya yang ditulis bersama pianis jazz kenamaan, Sri Hanuraga. Kedewasaan bermusik Monita kian terpancar lewat aransemen jazz modern yang kompleks namun tetap nyaman di telinga. Kehangatan mencapai puncaknya saat Monita mengajak tiga penggemar naik ke atas panggung untuk duduk santai dan bernyanyi bersama layaknya family trip lewat lagu hit "Memulai Kembali".

6. The Overtunes

Setelah memutuskan vakum selama dua tahun dari industri musik, trio pop-akustik The Overtunes akhirnya comeback di panggung Java Jazz Festival 2026, Sabtu, 30 Mei 2026. Mikha Angelo, Reuben Nathaniel, dan Mada Emmanuelle langsung disambut riuh Tunist yang rindu berat. Mereka sukses mengobati rasa kangen tersebut lewat sederet hits populer seperti "Sayap Pelindungmu", "I Still Love You", hingga "Bicara".

The Overtunes tampil dalam perhelatan Java Jazz Festival 2026 di Nusantara International Convention Exhibition PIK 2, Tangerang, Banten, 30 Mei 2026. Tempo/Imanda Zahwa

Tak sekadar bernostalgia, mereka juga membawakan lagu baru yang belum dirilis berjudul "Sampai Kapan", sebuah track reflektif dari masa vakum mereka yang lahir dari kejujuran bertiga di studio. Mikha Angelo juga memberikan bocoran mengenai lagu emosional berikutnya berjudul "Makhluk Cahaya" yang sarat akan pesan kemanusiaan dan saling menguatkan.

7. Maliq & D'Essentials

Grup Maliq & D'Essentials sukses mengajak ribuan penonton menari bersama lewat aksi panggung yang interaktif. Grup yang digawangi Angga, Indah, Widi, Ilman, Jawa, dan Amari ini langsung memanaskan suasana sejak menit pertama lewat lagu pembuka "Dia", yang disusul oleh deretan lagu favorit penonton seperti "Menari", "Senja Teduh Pelita", dan "Terdiam".

Maliq & D'Essentials tampil dalam Java Jazz Festival 2026 di Nusantara International Convention Exibition (NICE) Pantai Indah Kapuk (PIK 2), Kabupaten Tangerang, Banten, 31 Mei 2026. Tempo/Andara Angesti

Interaksi seru terjadi saat Angga dan Indah memberikan kebebasan bagi penonton untuk memilih repertoar selanjutnya, hingga akhirnya lagu "Himalaya" dan "Untitled" mengalun syahdu memenuhi venue. Memasuki penghujung acara, ketukan energik dari lagu "Pilihanku" sukses membuat penonton kompak berdiri dan bergoyang. Maliq & D'Essentials akhirnya resmi menutup penampilan mereka lewat "Setapak Sriwedari", meninggalkan kesan manis bagi penonton Java Jazz Festival 2026.

Pilihan Editor: Lineup Bertabur Bintang Siap Ramaikan myBCA International Java Jazz Festival 2026

ANDARA ANGESTI | IMANDA ZAHWA

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |