Sopir Taksi Green SM Diciduk Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Stasiun Bekasi Timur

3 hours ago 8

Warga mengamati taksi listrik Green SM yang rusak akibat tertabrak KRL Commuter di Bekasi Timur, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polisi menyebut supir taksi Green SM Indonesia yang terlibat kecelakaan kereta Bekasi pada Senin (27/4/2026) sudah ditangkap. Sang supir tengah menjalani pemeriksaan oleh polisi. 

"Pengemudi sudah diamankan di Polres Metro Bekasi Kota ya, Bekasi Kota untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut oleh Pak Kasat Lantas," kata Kepala Seksi Kumpul, Olah, dan Kaji Data Kecelakaan Lalu Lintas Korlantas Polri, Kompol Sandhi Wiedyanoe pada wartawan, Selasa (28/4) 2026).

Polisi mengungkap penyebab kecelakaan kereta Bekasi yang terjadi pada tadi malam (24/7/2026). Dari penelusuran, kecelakaan itu bermula dari korsleting satu taksi green SM Indonesia di perlintasan kereta. 

"Kecelakaan ini diakibatkan dari korsleting atau permasalahan elektrik dari kendaraan taksi roda empat elektrik, ya. Dimana tepat permasalahan itu terjadi di perlintasan Ampera, perlintasan rel kereta api di Ampera," kata Sandhi.

Karena permasalahan taksi itu, Sandhi mengungkap terjadilah tabrakan yang melibatkan kereta api dengan kendaraan tersebut. Tabrakan itu mengganggu proses perjalanan kereta yang lain.

Kepolisian juga mengendus adanya kesalahan koordinasi petugas kereta. "Mungkin akibat kurangnya koordinasi ataupun informasi, tidak mampu memberikan informasi menyeluruh ataupun akurat kepada kereta api Argo Bromo Anggrek," ujar Sandhi.

Pada saat kejadian, polisi menemukan kecepatan KA Argo Bromo Anggrek berada di atas 100 KM per jam. 

"Dimana ketika itu sedang melintas dengan kecepatan 110 kilometer per jam. Akibat kurangnya informasi dan koordinasi tersebut, terjadilah tabrakan di stasiun Bekasi Timur lebih tepatnya," ujar Sandhi. 

Pihak Kepolisian menyebut sudah ada tujuh keluarga yang menyetorkan data ke RS Polri Kramat Jati. Data mereka nantinya akan digunakan guna mencocokkan dengan sepuluh jenazah korban kecelakaan kereta Bekasi yang sudah ada di RS Polri Kramat Jati. 

Polisi mendata sudah ada 15 korban meninggal dari kecelakaan kereta Bekasi. Tapi hanya sepuluh jenazah yang sudah tiba di RS Kramat Jati, sisanya di RS lain.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |