Ayah Vidi Aldiano Doakan Pencuri Lampu Makam Anaknya Dapat Hidayah

5 hours ago 22

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lampu solar panel yang terdapat di makam almarhum Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, diduga dicuri. Kabar tersebut disampaikan ayah Vidi, Harry Kiss, melalui unggahan video di Instagram.

Berdasarkan laporan penjaga makam, lampu solar panel tersebut masih ada di makam Vidi pada Selasa siang. Namun beberapa saat kemudian, lampu tersebut sudah raib.

"Semoga malingnya dapat hidayah," kata Harry Kiss dalam keterangan unggahannya dikutip pada Rabu (9/9/2026).

Dalam unggahan lainnya, Harry Kiss turut membagikan tangkapan layar sejumlah orang yang mendoakan agar pelaku pencurian mendapat balasan dan jera. "Pertama dalam sejarah dunia persilatan, ada maling lampu solar panel makam Vidi disumpahin 469 ribu orang dalam semalam," kata Harry Kiss.

Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026). Penyanyi bernama asli Oxavia Aldiano itu mengembuskan napas terakhir pada pukul 16.33 WIB dalam usia 35 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal selama beberapa tahun.

Vidi pertama kali mengungkap dirinya mengidap kanker ginjal pada 2019. Sejak menjalani operasi pengangkatan ginjal kirinya di Singapura pada tahun yang sama, Vidi tak pernah berhenti mencari cara untuk melawan sel-sel kanker yang masih bertahan di tubuhnya.

Perjuangan ini bukanlah perjalanan yang mudah, terutama setelah kanker ginjalnya menyebar ke beberapa titik dalam tubuh. Pada 2023, Vidi pernah mengungkap bahwa kanker yang dideritanya telah memasuki stadium tiga dan menyebar ke beberapa titik di tubuhnya.

"Kan gue pertama kali kena kanker kan 2019 sebenarnya. Yang gue operasi di Singapura. Gue itu kanker ginjal stadium tiga waktu itu 2019," kata Vidi, saat berbincang di podcast Deddy Corbuzier akhir 2023.

Sejak saat itu, Vidi kerap membagikan perjalanan pemulihan kesehatannya kepada publik sekaligus mengampanyekan pentingnya deteksi dini kanker. Dalam salah satu unggahannya pada 14 Desember 2025 lalu, di akun Instagramnya @vidialdiano, ia menuliskan pesan terkait penyakitnya tersebut.

"Terima kasih kanker, karena kamu, aku belajar banyak selama 6 tahun terakhir. Arti kesabaran, arti berserah, arti ikhlas, dan arti mencintai orang-orang yang genuine, sepenuhnya. Ku harap, perjumpaan kita bisa berakhir secepatnya sesuai izin dari yang Mahakuasa," kata Vidi kala itu.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |