Jelang MAPSI, Guru PAI Wonogiri Tak Mau Sekadar Siapkan Juara, PSTS Juga Jadi Perhatian

6 hours ago 13
Agama IslamPeningkatan kompetensi guru dan persiapan lomba yang digelar MGMP PAI SMP SR 03 di SMP Negeri 1 Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Selasa (8/9/2026). Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Persiapan menghadapi ajang Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) mulai dimatangkan. Namun, bagi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI SMP Sub Rayon (SR) 03, persiapan tersebut tidak berhenti pada mengejar prestasi lomba.

Para guru PAI juga membenahi kompetensi profesional sekaligus memastikan pelaksanaan Penilaian Sumatif Tengah Semester (PSTS) di sekolah berjalan terarah dan mampu mengukur perkembangan peserta didik secara objektif.

Hal itu mengemuka dalam kegiatan peningkatan kompetensi guru dan persiapan lomba yang digelar MGMP PAI SMP SR 03 di SMP Negeri 1 Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan diikuti para guru PAI SMP yang tergabung dalam MGMP PAI SMP SR 03. Pertemuan menjadi ruang untuk menyatukan langkah menghadapi MAPSI yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan September 2026 sekaligus membahas kesiapan pembelajaran dan evaluasi peserta didik.

Pengawas PAI SMP Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri, Tutik Rijani, hadir sebagai pemateri awal. Ia mengingatkan bahwa tantangan guru saat ini tidak cukup dijawab dengan kemampuan menyampaikan materi pelajaran.

Guru PAI, menurutnya, perlu terus memperbarui kompetensi, memiliki integritas, kreatif dalam pembelajaran, serta mampu menjadi teladan bagi peserta didik.

“Guru profesional harus senantiasa belajar, mengembangkan kompetensi, dan mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan peserta didik serta perkembangan dunia pendidikan,” pesan Tutik Rijani dalam kegiatan tersebut.

Pesan tersebut menjadi penting karena guru tidak hanya berhadapan dengan tuntutan akademik, tetapi juga perkembangan karakter dan kebutuhan peserta didik yang terus berubah.

Dalam forum yang sama, persiapan PSTS turut menjadi pembahasan. Para guru diingatkan agar perangkat dan instrumen penilaian dipersiapkan secara matang.

Pembahasan mencakup kesiapan materi, penyusunan instrumen evaluasi, kesesuaian soal dengan capaian pembelajaran, hingga bagaimana penilaian dapat memberikan gambaran perkembangan kompetensi siswa secara lebih menyeluruh.

Dengan demikian, penilaian tidak sekadar menjadi rutinitas tengah semester, tetapi menjadi bagian dari proses untuk mengetahui sejauh mana pembelajaran telah mencapai tujuan yang ditetapkan.

Di sisi lain, MAPSI menjadi agenda yang tak kalah penting. Para guru melakukan koordinasi mengenai berbagai cabang lomba, kesiapan peserta didik, materi yang perlu dikuasai, serta pola pembinaan yang akan dilakukan menjelang kompetisi.

Waktu persiapan yang semakin dekat membuat koordinasi antarguru menjadi penting. Setiap peserta perlu mendapatkan pembinaan sesuai potensi dan cabang lomba yang diikuti.

Bagi MGMP PAI SMP SR 03, forum tersebut sekaligus menjadi tempat bertukar pengalaman dan praktik baik. Guru dapat berbagi strategi pembelajaran, pola pembinaan siswa hingga pengalaman menghadapi kompetisi.

Dengan pola seperti itu, kegiatan MGMP tidak hanya berorientasi pada satu agenda lomba.

Ada dua target yang berjalan bersamaan: menyiapkan siswa agar mampu tampil maksimal di MAPSI sekaligus meningkatkan kualitas guru dan pembelajaran PAI di sekolah.

Kekompakan guru menjadi salah satu modal penting untuk mencapai target tersebut. Pembinaan yang terkoordinasi diharapkan mampu membuat peserta didik lebih siap secara materi maupun mental ketika menghadapi MAPSI.

Pada akhirnya, keberhasilan tidak hanya diukur dari berapa banyak piala yang dibawa pulang.

Kualitas guru, ketepatan proses pembelajaran, kemampuan siswa serta terbentuknya karakter yang baik menjadi bagian yang tidak kalah penting.

Semangat itu dirangkum dalam pesan bersama MGMP PAI SMP SR 03:

“Guru profesional, siswa berprestasi, PAI semakin menginspirasi.”

Kalimat tersebut menjadi penegasan bahwa persiapan MAPSI bukan sekadar mengejar hasil lomba, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan agama Islam di sekolah-sekolah wilayah Sub Rayon 03 Wonogiri. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |