CANTIKA.COM, Jakarta - Di tengah jadwal karier yang padat, penyanyi dan penulis lagu Ghea Indrawari memiliki cara unik dalam merayakan Lebaran. Ia secara konsisten menolak pekerjaan di hari raya demi memastikan dirinya bisa pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga besar. Bagi Ghea, Idulfitri bukan sekadar hari libur, melainkan momen refleksi paling “manusiawi” setelah menjalani Ramadan.
“Buat aku, Lebaran itu momen yang paling manusiawi sekaligus momen kemenangan, karena kita belajar menahan diri, menurunkan ego, dan memperbanyak ibadah selama Ramadan,” ujarnya kepada CANTIKA, 12 Maret 2026.
Di tengah kesibukan pelantun Terima Kasih Sudah Bertahan ini selalu memprioritaskan pulang kampung ke Singkawang. Ia mengaku momen tersebut menjadi satu-satunya waktu dalam setahun untuk berkumpul lengkap dengan keluarga besar. Tradisi seperti ziarah makam dan sungkeman pun menjadi agenda yang tak pernah terlewat.
“Di tengah kesibukan karier, aku selalu pulang kampung karena itu satu-satunya momen aku bisa kumpul sama keluarga besar,” katanya.
Suasana hangat Lebaran semakin terasa lewat kebiasaan sederhana seperti salat Id bersama, makan bersama, hingga berbagi THR. Bagi Ghea, kebersamaan tersebut menghadirkan perasaan lega setelah menjalani bulan penuh refleksi diri.
“Momen paling aku tunggu itu salat Id bareng, makan bareng, terus sungkeman. Rasanya hangat dan pulang dengan hati yang lebih ringan,” ujarnya.
Kenangan masa kecil juga menjadi alasan mengapa ia begitu menjaga tradisi Lebaran. Ia terbiasa membantu keluarga menyiapkan berbagai kebutuhan hari raya, mulai dari membuat kue kering, kue lapis, hingga menyiapkan ketupat dan lontong di dapur. “Yang paling membekas itu momen bantu bikin kue Lebaran, bikin ketupat, beres-beres rumah, dekor ruang tamu, sampai nyusun toples kue,” kenangnya.
Untuk hidangan, Ghea mengaku selalu merindukan menu khas keluarga seperti lontong sayur, sayur lodeh, dan opor ayam. Bahkan saat pandemi Covid-19, ia sempat memasak sendiri menu tersebut karena tidak bisa merayakan Lebaran di kampung halaman.
“Setiap tahun aku pasti cari lontong sayur dan opor ayam. Waktu Covid, aku sampai bikin sendiri karena enggak bisa pulang,” katanya.
Meski bekerja di industri hiburan yang sering menuntut jadwal fleksibel, Ghea tetap memiliki batasan tegas terkait pekerjaan saat Lebaran. Ia biasanya hanya menerima jadwal manggung hingga mendekati hari raya, maksimal H-2.
“Kalau sudah mendekati Lebaran, aku memang nggak ambil jadwal kerja karena pengen kumpul sama keluarga. Itu momen yang cuma terjadi setahun sekali,” jelasnya.
Menurutnya, Idulfitri menjadi waktu yang tepat untuk kembali ke fitrah sekaligus memperkuat rasa syukur setelah menjalani Ramadan dengan berbagai tantangan, mulai dari menahan lapar dan haus hingga menjaga konsistensi ibadah di tengah aktivitas.
“Harapannya semoga aku bisa jadi manusia yang lebih baik dan menjaga apa yang sudah diusahakan selama Ramadan supaya bisa diterapkan seterusnya,” ungkap Ghea.
Di balik gemerlap panggung, keputusan Ghea untuk memprioritaskan keluarga menunjukkan bahwa makna Lebaran tidak hanya soal perayaan, tetapi juga tentang menjaga hubungan, memperbaiki diri, dan mensyukuri kebersamaan yang mungkin tidak bisa terulang setiap waktu.
ECKA PRAMITA
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.


















































