Polda Metro Kerahkan 1.793 Personel Lalu Lintas di May Day Monas

1 hour ago 14

DIREKTUR Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Komarudin mengatakan pihaknya mengerahkan 1.793 personel lalu lintas untuk mengatur arus kendaraan saat perayaan Hari Buruh (May Day) di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat, 1 Mei 2026. Ia menyebut jajarannya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Monas dan Patung Kuda apabila terjadi kepadatan di kedua kawasan tersebut.

“Rekayasa arus lalu lintas kami lakukan secara situasional. Rekayasa ini mulai dari pengalihan hingga penutupan,” ujar Komarudin saat dikonfirmasi Tempo, Jumat.

Komarudin mengatakan pihaknya memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan menetapkan sejumlah zona di kawasan Monas maupun Patung Kuda. Menurut dia, petugas menerapkan pola zona hijau, kuning, dan merah untuk mengurai kepadatan lalu lintas saat May Day. “Kami berharap kondisi tetap berada di zona hijau, artinya seluruh ruas jalan masih bisa digunakan untuk sirkulasi kendaraan roda dua, roda empat, maupun bus peserta,” ucapnya.

Komarudin menjelaskan zona kuning berlaku di ruas Jalan Medan Merdeka Barat hingga Medan Merdeka Selatan. Menurut dia, kawasan itu kerap mengalami kepadatan saat demonstrasi berlangsung di sekitar Monas maupun Patung Kuda. “Kami akan memberlakukan zona kuning dengan mengalihkan arus mulai dari Sarinah, Tugu Tani, hingga Harmoni,” kata dia.

Komarudin memperkirakan sekitar 200 ribu buruh akan memadati kawasan Monumen Nasional dalam peringatan Hari Buruh hari ini. Massa datang dari berbagai daerah, seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga Lampung. “Ada beberapa kelompok yang mungkin melaksanakan kegiatan di beberapa titik di Jakarta,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto telah tiba di Monas untuk menghadiri perayaan Hari Buruh di Monumen Nasional. Prabowo tiba di lokasi pukul 08.40 WIB dengan pengawalan ketat.

Kepala negara itu datang menggunakan mobil Pindad berwarna putih sambil mengenakan setelan cokelat dan topi. Prabowo melambaikan tangan kepada massa buruh saat memasuki kawasan Monumen Nasional melalui pintu masuk Patung Kuda.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari menegaskan komitmen pemerintahan Prabowo terhadap isu kesejahteraan pekerja. Menurut Qodari, kesejahteraan buruh dan kesehatan dunia usaha bukan dua hal yang saling bertentangan, melainkan dua sisi dari tujuan yang sama. Ia menilai negara harus hadir sebagai pelindung pekerja sekaligus penjaga keberlanjutan lapangan kerja.

“Sebagai bentuk komitmen tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto diagendakan hadir pada puncak peringatan Hari Buruh Nasional 2026 yang akan diselenggarakan di Monumen Nasional, Jakarta,” kata Qodari di Kantor Bakom, Jakarta, Rabu, 29 April 2026, dikutip dari keterangan pers.

Qodari kemudian menegaskan bahwa pemerintah berdiri bersama buruh. “Pemerintah ingin menegaskan satu hal, bahwa posisi pemerintah bukan berhadapan dengan buruh, melainkan berdiri bersama buruh,” ujar Qodari.

Ia mengatakan pemerintah memahami beragam kekhawatiran yang dihadapi pekerja menjelang Hari Buruh. Kekhawatiran itu meliputi ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK), tekanan biaya hidup, hingga ketidakpastian ekonomi. “Pemerintah mencatat dan memahami keresahan ini,” kata Qodari.

Pilihan Editor: Buruh Tak Bersatu Bisa Dikalahkan

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |