REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- DPC Partai Gerindra Kota Depok meluncurkan program beasiswa strata satu (S1) gratis bagi lulusan SMA dan sederajat sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Depok.
Program tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum dan Politik Pelopor Bangsa (STIHP Pelopor Bangsa) yang menyediakan pendidikan pada program studi Hukum dan Ilmu Politik. Kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman di kampus STIHP Pelopor Bangsa, Kota Depok, Jumat (12/6/2026).
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok, Pradi Supriatna, mengatakan program tersebut dihadirkan untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda yang belum dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi karena berbagai keterbatasan, termasuk faktor ekonomi.
"Melalui program ini kami ingin membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat. Pendidikan merupakan investasi penting untuk menyiapkan generasi yang memiliki kompetensi dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional," ujar Pradi.
Pada tahun pertama, Gerindra Kota Depok menargetkan sekitar 100 peserta mengikuti program beasiswa tersebut. Program ini diperuntukkan bagi lulusan SMA atau sederajat tahun 2023 hingga 2026 yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Pradi menjelaskan, beasiswa diberikan secara penuh dan terbuka tidak hanya bagi kader Partai Gerindra, tetapi juga masyarakat umum yang memenuhi persyaratan dan lolos proses seleksi.
Sementara itu, Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Depok, Hamzah, menilai pembangunan daerah tidak hanya ditopang oleh pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan.
Menurut dia, pendidikan menjadi investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas kepemimpinan dan pembangunan bangsa pada masa mendatang. Karena itu, akses pendidikan tinggi perlu terus diperluas agar semakin banyak generasi muda memperoleh kesempatan mengembangkan kapasitas diri.
Jika target 100 penerima beasiswa per tahun dapat tercapai secara konsisten, program tersebut berpotensi melahirkan sekitar 500 sarjana dalam lima tahun ke depan. Para lulusan diharapkan mampu berkiprah di berbagai bidang serta berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.
Rektor STIHP Pelopor Bangsa, Mohamad Ali Syaifudin, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, sinergi antara lembaga pendidikan dan berbagai elemen masyarakat diperlukan untuk memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas SDM.
"Melalui kerja sama ini kami berharap semakin banyak generasi muda yang memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi dan memiliki bekal untuk berperan aktif dalam pembangunan," kata Ali.

9 hours ago
22

















































