Lahan Pemakaman Muslim Terintegrasi Mulai Beroperasi, Layani Kebutuhan Pemakaman Sesuai Syariat

8 hours ago 13

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Fasilitas pemakaman Muslim yang mengusung konsep terintegrasi mulai memasuki tahap operasional setelah pembangunan klaster pertama rampung. Kehadiran kawasan pemakaman tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu solusi atas meningkatnya kebutuhan lahan pemakaman yang tertata dan sesuai syariat di wilayah Jabodetabek.

Direktur Utama Insira Memorial Park Nugrohadi Yuwono mengatakan, pembangunan tahap awal kawasan tersebut telah selesai sehingga layanan pemakaman saat kedukaan (at need) kini sudah dapat dilaksanakan.

"Saat ini perkembangan Insira Memorial Park sudah memasuki tahap operasional. Cluster pertama telah selesai dan resmi dapat difungsikan, sehingga layanan pemakaman at need sudah dapat dilaksanakan di area ini," ujar Nugrohadi dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/6/2026).

Kesiapan operasional tersebut ditandai dengan acara serah terima sertipikat yang digelar pekan lalu dan dihadiri lebih dari 100 orang. Acara tersebut turut dihadiri jajaran manajemen Insira, Dewan Penasihat Syariah, serta para pelanggan yang telah memasuki masa serah terima unit.

Menurut Nugrohadi, Insira Memorial Park juga telah menerbitkan ratusan sertipikat kepemilikan yang diserahkan secara bertahap kepada pelanggan. Sertipikat tersebut menjadi bukti kepemilikan dan hak pemanfaatan lahan makam, sekaligus memberikan kepastian legalitas bagi pemiliknya.

"Sertipikat ini menjadi bukti kepemilikan dan hak pemanfaatan lahan makam, yang juga menjamin pemegangnya memperoleh layanan perawatan unit, kepastian legalitas lahan, serta ketenangan karena lahan makam keluarga telah dipersiapkan jauh-jauh hari," kata Nugrohadi.

Saat ini pengembangan awal kawasan tersebut mencakup area seluas lebih dari 30 hektare. Ke depan, kawasan itu berpotensi diperluas hingga 100 hektare untuk memenuhi kebutuhan lahan pemakaman Muslim yang terus meningkat, khususnya di wilayah Jabodetabek.

"Ekspansi ini kami siapkan untuk menjawab tingginya kebutuhan masyarakat akan lahan pemakaman Muslim yang tertata dan sesuai syariat, khususnya di wilayah Jabodetabek," ujar Nugrohadi.

Ia menilai kehadiran kawasan pemakaman yang direncanakan secara terpadu dapat menjadi salah satu jawaban atas keterbatasan lahan pemakaman yang saat ini dihadapi masyarakat perkotaan. Dengan mempersiapkan lahan sejak dini, keluarga tidak perlu menghadapi kesulitan mencari lokasi pemakaman di tengah suasana duka.

"Dengan menyiapkan lahan sejak dini, keluarga tidak perlu lagi menghadapi sulitnya mencari lahan saat masa duka tiba. Kami juga memungkinkan makam keluarga besar berada dalam satu area yang berdekatan," ujarnya.

Sebagai bagian dari strategi pemasaran, Insira menawarkan program promosi khusus untuk pembelian minimal empat unit kavling. Program tersebut memberikan cashback mulai dari Rp 24 juta hingga Rp 200 juta, tergantung tipe makam yang dipilih.

"Program ini ditujukan terutama bagi keluarga besar yang ingin mempersiapkan area pemakaman berdampingan dalam satu kawasan," kata Nugrohadi.

Dari sisi harga, tersedia pilihan unit makam mulai dari Rp 26,9 juta untuk tipe Single hingga Rp 549 juta untuk tipe Signature Family. Perusahaan juga membuka opsi penyesuaian tipe unit sesuai kebutuhan pelanggan.

Selain itu, Nugrohadi menilai lokasi kawasan pemakaman tersebut menjadi salah satu keunggulan karena memiliki akses langsung melalui jalan tol dan jalan provinsi.

"Lokasinya strategis dengan akses langsung melalui jalan tol dan jalan provinsi tanpa harus melewati jalan kecil atau gang. Ini menjadi nilai tambah penting bagi kemudahan prosesi pemakaman maupun ziarah keluarga," jelasnya.

Ia menambahkan, rencana pembangunan ruas Tol Serpong-Balaraja dengan akses keluar yang berjarak sekitar 300 meter dari kawasan pemakaman diyakini akan semakin meningkatkan kemudahan akses pada masa mendatang.

Dalam operasionalnya, kawasan tersebut dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti masjid dan musala, lounge, kafe dan restoran, area bermain anak, plaza, marketing gallery, area drop-off, lahan parkir yang luas, hingga fasilitas toilet. Kawasan ini juga memiliki jalur pejalan kaki yang ramah bagi lansia dan penyandang disabilitas.

Selain itu, layanan pemakaman disediakan selama 24 jam untuk memastikan keluarga mendapatkan pendampingan kapan pun dibutuhkan. "Kami memahami bahwa kedukaan bisa datang tanpa mengenal waktu. Karena itu, layanan pemakaman kami siap beroperasi 24 jam untuk mendampingi keluarga," ujar Nugrohadi.

Salah satu pelanggan, Tri Endah Handayani, mengaku memilih mempersiapkan lahan makam sejak dini demi memberikan kepastian dan mengurangi beban keluarga di kemudian hari.

"Saya pengen di akhir hidup saya sudah menyiapkan tempat yang layak. Jadi anak-anak sudah tahu tempatnya dan saya juga tidak terlalu menyusahkan mereka nantinya. Awalnya saya melihat beberapa teman yang meninggal dimakamkan di tempat yang kondisinya kurang enak dilihat, ada yang dekat tempat sampah, ada juga yang harus ditumpuk. Dari situ saya mulai mencari pemakaman yang lebih layak. Setelah mencari-cari, saya merasa Insira yang paling dekat dan paling cocok untuk saya," ujarnya.

Pelanggan lainnya, Arbianti, mengaku telah lama berencana menyiapkan lahan pemakaman untuk dirinya dan keluarga sebagai bagian dari perencanaan masa depan.

"Memang dari dulu saya sudah punya niat untuk memiliki pemakaman sendiri supaya tidak membebani anak-anak di kemudian hari. Saya pernah melihat ada pemakaman yang lokasinya di Karawang, tapi menurut saya terlalu jauh. Saya berharap ada yang lebih dekat ke Tangerang. Waktu melihat Insira di media sosial dan ternyata lokasinya sesuai yang saya cari, saya langsung datang," tuturnya.

Menurut Arbianti, faktor lokasi menjadi salah satu pertimbangan utama dalam memilih kawasan pemakaman. Selain mudah dijangkau keluarga, akses yang baik dinilai akan memudahkan proses ziarah di masa mendatang.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |