Visa, perusahaan pembayaran digital global, mempertemukan para pemimpin industri perbankan dan pembayaran nasional dalam forum tahunan Visa Indonesia Client Forum yang digelar di Bali.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Visa, perusahaan pembayaran digital global, mempertemukan para pemimpin industri perbankan dan pembayaran nasional dalam forum tahunan Visa Indonesia Client Forum yang digelar di Bali. Forum tersebut membahas transformasi ekonomi digital Indonesia yang semakin bergerak menuju perdagangan berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Perubahan tersebut dinilai akan memengaruhi pola konsumsi, sistem pembayaran, hingga model bisnis sektor jasa keuangan nasional.
Dalam forum itu, Visa menyoroti pergeseran peran AI yang tidak lagi hanya mendukung pengambilan keputusan, tetapi juga mampu mengeksekusi transaksi secara otomatis. Secara global, teknologi AI kini telah digunakan untuk melakukan pemesanan inventaris perusahaan hingga mengatur perjalanan bisnis secara mandiri.
Kondisi tersebut membuat sistem pembayaran semakin terintegrasi langsung dengan aktivitas konsumsi dan transaksi masyarakat. Perubahan itu sekaligus mendorong peran perbankan dan institusi keuangan berkembang dari sekadar pemroses transaksi menjadi mitra strategis dalam ekosistem ekonomi digital.
“Indonesia saat ini berada pada fase penting dalam perjalanan digitalnya. Melalui forum ini, kami ingin mempertemukan para pemangku kepentingan untuk bersama-sama memperkuat fondasi sistem keuangan Indonesia, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat digitalisasi,” ujar Country Manager Visa Indonesia Vira Widiyasari, Senin (11/5/2026).
Menurut Vira, penguatan sistem pembayaran digital yang aman, inklusif, dan efisien menjadi faktor penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional di tengah percepatan digitalisasi.

2 days ago
22

















































