Hantavirus Makin Meresahkan, Kenali Gejala dan Cara Penularannya

4 hours ago 16

CANTIKA.COM, Jakarta - Hantavirus menjadi perbincangan di media sosial, bahkan tak sedikit masyarakat resah dengan adanya penyakit tersebut. Sebagai informasi, kejadian ini bermula dari laporan penumpang kapal pesiar MV Hondius dengan tujuan Tenerife, Spanyol, mengakibatkan tiga orang meninggal dunia karena terjangkit virus Hanta. 

Menanggapi hal tersebut, Peneliti Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi BRIN, Ristiyanto menjelaskan, hantavirus merupakan bagian kelompok virus zoonotik yang ditularkan melalui rodensia atau hewan pengerat, terutama tikus.

Seperti dilansir dari website resmi BRIN, jenis tikus yang berpotensi menjadi reservoir hantavirus yakni, tikus got (Rattus norvegicus), tikus rumah (Rattus rattus), tikus ladang dan mencit liar yang tinggal di area permukiman, pertanian serta hutan.

Lebih lanjut, Ristiyanto menyebut, tingkat kematian akibat Hantavirus pulmonary syndrome (HPS) tergolong tinggi, berkisar 20-35 persen.

Cara Penularan Hantavirus

1. Menghirup partikel udara yang terkontaminasi urine, air liur, atau kotoran tikus yang terinfeksi

2. Melakukan kontak langsung dengan tikus atau sarangnya

3. Menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus Hanta lalu memegang area hidung, mata, atau mulut

4. Terkena gigitan tikus yang terinfeksi

Gejala Hantavirus 

Melansir dari Tempo, gejala Hantavirus terbagi ke dalam dua tahap perkembangan.  Pertama, penderita mengalami demam, sakit kepala hebat, nyeri otot (terutama di bagian punggung dan paha), serta tubuh yang terasa sangat lemas.  Gejala ini sering kali disertai gangguan pencernaan seperti nyeri perut, muntah, hingga diare.

Kedua, gejala lanjutan di mana pasien akan mengalami gangguan pernapasan serius, mulai dari batuk-batuk hingga sesak napas akut akibat penumpukan cairan di paru-paru. 

"Selain itu, dapat terjadi sindrom jaundice (kuning), penurunan tekanan darah secara drastis (syok) hingga gangguan fungsi ginjal," kata Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Bethsaida Hospital Gading Serpong Rio Yansen Cikutra.

Pencegahan Hantavirus 

Menurut Rio, masyarakat yang bekerja di area lahan terbuka, seperti pertanian atau perkebunan memiliki risiko lebih tinggi karena kontak langsung dengan habitat alami hewan pengerat.

Sahabat Cantika yang suka melakukan aktivitas di alam bebas, seperti berkemah juga perlu menjaga higienitas makanan dan tempat tidur guna mengurangi peluang terpapar virus Hanta.

Ia juga memberikan tips mencegah infeksi Hantavirus sebagai berikut:

1. Menjaga kebersihan lingkungan

2. Menutup akses masuk tikus ke dalam rumah

3. Menggunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan area yang berpotensi terkontaminasi

4. Semprot desinfektan terlebih dahulu ruangan yang akan dibersihkan agar partikel debu tidak beterbangan di udara5.  Simpan makanan dalam wadah tertutup 

Itu dia cara penularan, pencegahan hingga gejala Hantavirus. Semoga sehat selalu ya, Sahabat Cantika.

ECKA PRAMITA | BRIN.GO.ID | TEMPO.CO

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |