Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Bawah Flyover Tanjung Emas, Semarang, Motor Masih Nyangkut di Atas

19 hours ago 11
Ilustrasi kecelakaan sepeda motor | Kreasi AI

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Aktivitas di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, mendadak terganggu setelah seorang pria ditemukan terkapar dengan luka serius di bawah Flyover Tanjung Emas, Senin (20/7/2026) siang. Hingga kini, penyebab pasti korban bisa berada di bawah jembatan tersebut masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Korban diketahui bernama Agus Triwibowo (53), warga Kampung Bugen RT 04 RW 03, Kelurahan Bangetayu Kulon, Kecamatan Genuk, Kota Semarang. Berdasarkan identitas yang ditemukan petugas, Agus merupakan karyawan swasta kelahiran Magelang, 22 Agustus 1972.

Korban ditemukan di sekitar Pos 4 kawasan Pelabuhan Tanjung Emas dengan kondisi mengalami luka di bagian kepala. Dugaan sementara, korban terjatuh dari atas flyover.

Kapolsek Semarang Utara, Kompol Heri Sumiarso, mengatakan tidak ada saksi yang melihat langsung detik-detik korban jatuh. Informasi yang diperoleh polisi sejauh ini hanya berasal dari warga yang mendengar suara benturan keras sebelum menemukan korban tergeletak.

“Dari saksi hanya mendengar seperti benda jatuh dan dicek ada seseorang yang tergeletak,” ujar Heri.

Korban kemudian segera dievakuasi menuju RS Samsoe Hidayat menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan medis.

Salah seorang saksi, Memet Sudarmanto, mengaku awalnya mengira suara benturan yang didengarnya berasal dari jalan raya. Saat itu ia baru selesai makan dan kembali bekerja memperbaiki truk di bengkel yang berada tidak jauh dari lokasi.

“Tadi saya baru makan. Terus ada suara ‘duang’ dari atas. Saya cari-cari tidak ada, suara apa.”

“Saya kira di depan sana, tapi pas saya lihat ke bawah ternyata ada orang,” tuturnya.

Menyadari ada seseorang tergeletak di bawah flyover, Memet langsung meminta bantuan warga dan rekan-rekannya. Namun mereka memilih tidak memindahkan korban karena khawatir mengalami cedera berat yang bisa bertambah parah apabila ditangani secara sembarangan.

“Saya panggil teman-teman, ‘Tolong, tolong’. Tapi sudah keluar darah, jadi enggak berani ngangkat.”

“Takut risikonya kalau salah menangani malah fatal. Kami langsung panggil ambulans,” katanya.

Menurut Memet, saat ditemukan korban tampak tidak banyak bergerak dengan darah keluar dari area mulut. Ia juga melihat sepeda motor yang diduga milik korban masih berada di atas flyover.

“Motornya masih di atas itu,” ujarnya.

Rekaman video yang beredar memperlihatkan warga, petugas, serta sejumlah pengemudi ojek daring bergotong royong mengangkat korban ke atas tandu sebelum dimasukkan ke ambulans. Petugas medis kemudian memberikan penanganan awal di lokasi sebelum membawa korban ke rumah sakit.

Polisi masih mendalami penyebab peristiwa tersebut, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri kronologi yang mengakibatkan korban diduga terjatuh dari Flyover Tanjung Emas.  [*]  Disarikan dari sumber berita media daring

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |