CANTIKA.COM, Jakarta - Bridestory memperkenalkan tema Petal Dreamscapes sebagai tren pernikahan 2026 untuk menginspirasi para calon pengantin yang akan menggelar pernikahan di tahun ini. Tema ini merupakan eksplorasi dari estetika romantis dan organik yang dreamy, sehingga menghadirkan interpretasi baru dari keindahan bunga yang lebih artistik, imajinatif, dan emosional serta menciptakan suasana pernikahan yang terasa seperti berada di dalam dunia mimpi yang dipenuhi kelopak dan romantisme yang begitu kental.
Petal Dreamscapes menggabungkan kelembutan elemen floral dengan sentuhan modern, permainan warna muted dan powdery, tekstur metalik, serta komposisi yang tidak konvensional. Konsep ini menekankan pengalaman visual dan atmosfer yang dreamy, seolah-olah setiap detail pernikahan mengalir lembut seperti kelopak bunga yang tertiup angin.
Untuk melengkapi tema ini, Natasza Kurniawan, Head of Marketing Bridestory mengatakan Bridestory juga memperkenalkan warna pernikahan 2026 bertajuk Charming Champagne, sebuah rona keemasan hangat dengan sentuhan putih gading nan lembut dan anggun. Warna ini memancarkan kesan elegan, hangat, dan timeless, sekaligus modern dan mewah tanpa terasa berlebihan.
"Charming Champagne merepresentasikan kematangan cinta, keintiman, serta kilau kebahagiaan yang halus, selaras dengan karakter dreamy dari Petal Dreamscapes. Dalam mengimplementasikan tema ini ke dalam sebuah perayaan pernikahan, calon pengantin dapat menuangkan inspirasinya ke dalam berbagai elemen pernikahan," ucap Natasza melalui siaran pers, Selasa, 20 Januari 2026.
Bridestory memperkenalkan tema Petal Dreamscapes sebagai wedding trend 2026 untuk menginspirasi para calon pengantin/Foto: Doc. Bridestory
Mulai dari buket pengantin dengan nuansa transparan dengan kilau perak yang menciptakan refleksi cahaya yang dinamis, dekorasi dramatis dengan kedalaman visual yang memikat melalui sentuhan old-world romance, gaun pengantin bergaya minimalis modern dengan siluet arsitektural yang tegas namun tetap mempertahankan esensi feminin yang lembut, kue pengantin non-konvensional dengan beragam bentuk geometris dan abstrak yang artistik, hingga aksesori dengan gradasi warna yang puitis.
Sebagai representasi visual dan kecantikan dari tema ini, Bridestory menunjuk Syifa Hadju sebagai muse tema pernikahan terbaru ini. Dengan persona yang dikenal lembut, romantis, anggun, sekaligus modern, Syifa Hadju merefleksikan esensi utama tema ini: feminin, ekspresif akan perasaannya, dan memancarkan keindahan yang natural. Karakter wajahnya yang soft, personalitasnya yang hangat, serta gaya pribadinya yang dikenal elegan menjadikannya simbol sempurna dari dunia floral yang puitis, imajinatif dan ethereal.
“Syifa Hadju juga merepresentasikan generasi calon pengantin masa kini, yang berjiwa muda, autentik, namun tetap menghargai nilai klasik dan keanggunan. Kehadirannya sebagai muse memperkuat narasi bahwa Petal Dreamscapes bukan sekadar konsep visual, melainkan perwujudan dari kisah cinta yang lembut, intim, dan penuh mimpi. Kami sangat senang dapat berkolaborasi dengan Syifa di perilisan wedding trend terbaru tahun ini,” ungkap Natasza.
Pilihan Editor: Intip Detail Makeup Pernikahan Shin Min Ah dengan Kim Woo Bin, Natural Glowing yang Elegan
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.


















































