In This Economy Kok Bisa Pengelolaan Data Wonogiri Dipuji Pusat, Gegara Orang Haven’t dan Orang Live?

2 hours ago 12
Pengelolaan DataFGD BKKBN di Wonogiri. Dok. Pemkab Wonogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Cara Kabupaten Wonogiri mengelola data kependudukan mulai mendapat perhatian pemerintah pusat. Apakah ada kaitannya dengan orang haven’t, orang live, not yet, atau enough?

Inovasi Smart Respon milik Dinas Sosial dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPKB P3A) Wonogiri dinilai memiliki keunggulan karena mampu mengubah pengelolaan data manual menjadi data yang lebih terintegrasi.

Apresiasi itu disampaikan Sekretaris Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Sekretaris Utama BKKBN, Budi Setiyono, saat mengikuti Focus Group Discussion (FGD) evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) di Ruang Kahyangan Kompleks Setda Wonogiri, Senin (31/8/2026).

Menurut Budi, Smart Respon menjadi salah satu contoh bagaimana pemerintah daerah dapat memanfaatkan data kependudukan untuk mendukung perencanaan pembangunan secara lebih presisi.

“Pemkab juga sudah menyusun aplikasi Smart Respon. Ini sesuai keinginan pemerintah pusat, di mana pemerintah harus bisa memperhitungkan secara presisi pelaksanaan pembangunan berbasis kependudukan,” kata Budi.

Bukan hanya mengapresiasi keberadaannya, Budi juga menilai Smart Respon Wonogiri memiliki karakteristik yang cukup istimewa dibandingkan sistem serupa di daerah lain.

Ia menyebut sejumlah kabupaten/kota telah memiliki sistem dengan konsep sejenis. Namun, menurut Budi, penerapan Smart Respon di Wonogiri memiliki keunikan tersendiri dalam pengelolaan dan pemanfaatan datanya.

“Seperti di Surabaya ada, tapi di Wonogiri ini cukup istimewa,” ujarnya.

Keunggulan inilah yang membuat Smart Respon berpotensi tidak hanya menjadi inovasi internal Pemkab Wonogiri. Budi menyebut sistem tersebut dapat menjadi salah satu inovasi yang berpeluang diterapkan atau dikembangkan di daerah lain.

Data Terintegrasi Jadi Kunci

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menjelaskan Smart Respon dirancang untuk memperkuat pengelolaan data sekaligus mendukung ketepatan pemerintah dalam menentukan intervensi kepada masyarakat.

Salah satu perubahan penting yang dihasilkan adalah pergeseran dari pola pengelolaan data manual menuju data terintegrasi.

“Smart Respon mampu membangun transformasi budaya kerja baru, meng-upgrade data manual menjadi data terintegrasi, yang menjadikan prioritas sasaran dan anggaran semakin tepat,” kata Setyo.

Dengan data yang terintegrasi, pemerintah memiliki dasar yang lebih kuat untuk menentukan siapa yang menjadi sasaran program, jenis intervensi yang diperlukan, hingga bagaimana anggaran diarahkan.

Konsep tersebut menjadi penting dalam pembangunan kependudukan karena kebijakan tidak cukup hanya mengandalkan perkiraan. Data yang tersedia perlu diolah menjadi dasar pengambilan keputusan agar program pemerintah benar-benar menyasar kebutuhan masyarakat.

Setyo menambahkan, integrasi data melalui Smart Respon juga mendukung pelaksanaan program intervensi terpadu, terutama yang berkaitan dengan program Keluarga Berencana dan bantuan sosial.

Dengan demikian, keunggulan Smart Respon bukan sekadar pada keberadaan aplikasi, tetapi pada bagaimana data yang sebelumnya tersebar dan dikelola secara manual dapat dimanfaatkan untuk membantu pemerintah mengambil keputusan secara lebih terarah.

Peluang pengembangan inovasi tersebut juga semakin terbuka. Budi mengatakan pemerintah pusat membuka dukungan melalui Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Daerah yang memiliki inovasi sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dan menunjukkan kemajuan diharapkan dapat memperoleh dukungan lebih baik.

Di sisi lain, penguatan Smart Respon berjalan beriringan dengan capaian Wonogiri dalam program Keluarga Berencana.

Kabupaten Wonogiri berhasil meraih Apresiasi Pengelola Program KB Tahun 2026 (Parasamya Karya Kencana) Tingkat Provinsi Jawa Tengah sebagai Terbaik Pertama Kategori Umum.

Setelah mencatat prestasi di tingkat Jawa Tengah, Wonogiri kini melanjutkan proses penilaian Parasamya Karya Kencana tingkat nasional.

Setyo berharap capaian tersebut tidak berhenti sebagai penghargaan, tetapi menjadi pemacu bagi seluruh pengelola program KB untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan raihan tersebut, kiranya akan menjadi motivasi bagi kami, para pengelola program KB di Kabupaten Wonogiri, untuk selalu meningkatkan capaian kualitas pelayanan Keluarga Berencana,” ujarnya.

Bagi Wonogiri, Smart Respon akhirnya bukan hanya soal digitalisasi data. Tantangan berikutnya adalah memastikan data yang terintegrasi tersebut benar-benar digunakan untuk menghasilkan program yang tepat sasaran, anggaran yang lebih akurat, serta pelayanan masyarakat yang semakin efektif. Aris Arianto

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.

Read Entire Article
Pemilu | Tempo | |